Presiden UFC Nilai Hukuman Khabib Nurmagomedov Terlalu Berat

Kompas.com - 31/01/2019, 11:22 WIB
Khabib Nurmagomedov sempat menjatuhkan Conor McGregor dengan pukulan saat bertemu pada UFC229, Oktober 2018. Khabib Nurmagomedov sempat menjatuhkan Conor McGregor dengan pukulan saat bertemu pada UFC229, Oktober 2018.

LAS VEGAS, KOMPAS.com - Presiden UFC, Dana White, menilai hukuman yang diterima oleh Khabib Nurmagomedov terlalu berat.

Khabib Nurmagomedov baru saja dijatuhi hukuman dari Komite Atletik Nevada (NSAC) atas keributan yang terjadi pada UFC 229 saat melawan Conor McGregor.

Khabib menerima sanksi skors selama sembilan bulan untuk tidak bertanding di wilayah Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat (AS), dan denda sebesar Rp 7 miliar.

Mengenai hukuman yang diterima petarung asal Dagestan, Rusia, itu Dana White mengaku terkejut.

Baca Juga : Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor Bisa Tak Bertarung Tahun Ini

"Saya jelas terkejut tentang banyaknya denda yang diberikan kepada Khabib," kata White yang dikutip BolaSport.com dari Bloody Elbow.

"Itu adalah setengah juta dollar AS dan enam bulan sisa skors," ujar dia menambahkan.

Khabib memang hanya perlu menjalani enam bulan sisa hukuman lantaran NSAC memutuskan masa skors dimulai sejak Oktober 2018 lalu.

Itu berarti Khabib akan menjalani skors hingga bulan Juli 2019 mendatang untuk kemudian izin bertarungnya di wilayah Nevada akan dikembalikan.

Namun, Presiden UFC itu tetap mengaku tidak senang atas hukuman yang diberikan kepada petarungnya tersebut.

Baca juga: Respons Hukuman, Pihak Khabib Nurmagomedov Kecewa atas Hasil Sidang

"Padahal, peristiwa itu terjadi dalam hitungan detik dan menurut saya hukumannya terlalu kejam, tetapi inilah yang terjadi," tutur Dana White.

Saat itu, Khabib Nurmagomedov yang sudah mengalahkan Conor McGregor di ronde keempat terprovokasi oleh rekan setim McGregor, yaitu Dillon Danis.

Khabib pun melompat keluar dari Oktagon dan menyerang Dillon Danis yang menyebabkan keributan di UFC 229. (Bayu Nur Cahyo)



Close Ads X