Harapan Tontowi Ahmad untuk Praveen/Melati dan Hafiz/Gloria

Kompas.com - 31/01/2019, 09:10 WIB
Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, berswafoto dengan para penggemarnya di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (27/1/2019) malam.KOMPAS.COM/NUGYASA LAKSAMANA Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, berswafoto dengan para penggemarnya di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (27/1/2019) malam.

KOMPAS.com - Atlet bulu tangkis ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad, mengharapkan pasangan atlet pelapisnya, yaitu Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, mampu membuktikan prestasi dan tidak mudah menyerah dalam setiap pertandingan yang mereka ikuti.

"Mereka kan sekarang sudah menjadi pasangan atlet prioritas dan punya tanggung jawab besar. Mereka tidak bisa lagi berlatih dan bermain jelek karena harus mampu membuktikan sebagai pasangan atlet yang mendapatkan prioritas," kata Tontowi setelah mengikuti latihan dalam pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia di Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (30/1/2019).

Tontowi mengungkapkan harapan kepada dua pasangan atlet itu sebagai penerus ganda Tontowi/ Liliyana Natsir pada sektor ganda campuran PBSI menyusul keputusan Liliyana yang pensiun sebagai atlet pada turnamen Indonesia Masters 2019.

Pemain yang akrab disapa Owi itu mengatakan, penetapan Praveen/Melati dan Hafiz/Gloria sebagai pasangan prioritas menuju Olimpiade Tokyo 2020 karena kedua pasangan itu punya peringkat yang memadai untuk lolos kualifikasi Olimpiade.

Baca juga: Perhentian Akhir Liliyana Natsir, Terima Kasih Butet...

"Mereka prioritas karena tidak ada pemain lain yang lebih tinggi peringkatnya. Saya dulu harus bersaing. Praveen/Melati dan Hafiz/Gloria perlu terus bersemangat dan tidak berlatih sembarangan. Mereka harusnya bisa membuktikan diri," kata pemain yang menyabet medali emas Olimpiade Rio 2016 itu.

Praveen Jordan/Melati Daeva OktaviantiBADMINTON INDONESIA Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti

Meskipun tidak lagi menjadi atlet prioritas bagi PBSI setelah Liliyana pensiun, Owi berjanji masih akan menunjukkan prestasinya bersama pasangan baru Winny Oktavina Kandow dalam turnamen internasional.

"Saya akan menunjukkan meskipun saya bukan atlet prioritas, apalagi mereka yang sudah dipilih PBSI, mereka seharusnya bisa membuktikan," katanya.

Namun, Owi mengaku masih berupaya untuk menemukan pola permainan bersama Winny dalam sesi latihan di pelatnas PBSI sebelum mengikuti turnamen Spanyol Masters, Jerman Open, dan All England 2019.

Baca juga: Winny Oktavina Sudah Siap Mental Berpasangan dengan Tontowi Ahmad

"Saya baru bisa berprestasi bersama Cik Butet (panggilan Liliyana) pada 2012. Saya sudah berpasangan dua tahun sebelumnya. Itu pun tidak stabil karena kami masih kalah-menang. Meskipun kami juara, kami belum benar-benar kompak. Kami sudah benar-benar menemukan pola permainan pada 2013," kata Owi.

Meskipun menjadi atlet senior pada sektor ganda campuran pelatnas PBSI, Owi mengaku tidak mendapatkan keistimewaan dari para pelatih dan masih harus mengikuti program latihan sebagaimana rekan-rekan pelatnas yang berusia di bawahnya.

"Kak Richard (pelatih) menganggap saya seperti pemain-pemain muda dan latihan kami tetap sama. Dia meminta saya untuk kembali berlatih dari dasar. Dia juga meminta saya untuk kembali punya motivasi dan siap dari nol," kata pemain berusia 31 tahun itu.



Terkini Lainnya


Close Ads X