Buntut Penolakan Atlet Israel, Malaysia Rekrut Pelatih Amerika

Kompas.com - 30/01/2019, 21:54 WIB
Atlet para renang, ilustrasi Atlet para renang, ilustrasi

PETALING JAYA, Kompas.com -  Persatuan  renang amatir Malaysia (ASUM)  akhirnya merekrut pelatih asal amerika Serikat, Chris Martin untuk menangani tim renang negara tersebut setelah gagal mencapai kesepakatan dengan pelatih asal Polandia, Bart Kizierowski.

Martin sebenarnya memang direkrut sebagai kepala pengembangan renang, namun akan juga bertindak sebagai pelatih. Sebelumnya perekrutan Martin tertunda karena terbatasnya dana.

"Kami tetap akan mencari pelatih baru. Martin akan kami minta menjadi pelatih sementara namun kami akan mencari kemungkinan untuk pemecahan masalah ini," kata Sekretaris ASUM, Mae Chen.

Sebelumnya, Malaysia sudah  memastikan merekrut pelatih asal Polandia, Bart Kizierowski yang akan mulai bertugas usai tahun baru Imlek, Februari ini. Namun Kizierowski yang oernah bekerja di Spanyol kemudian mebatalkan kesanggupannya karena adanya kasus penolakan atlet disabilitas Israel untuk bertanding di kejuaraan dunia Para renang yang akan berloangsung di Kuching, Sarawak 29 Juli-4 Agustus mendatang.

Kizierowski mengaku tidak bisa menerima alasan penolakan pemberian visa buat atlet Israel untuk datang ke Malaysia. "Tidak ada tempat buat hal semacam ini dalam dunia olahraga," dmekian alasan  Kizierowski.

Akibat penolakan atas keikutsertaan atlet Israel ini, Komite Paralimpik Internasional (IPC) kemudian mencabut hak Malaysia sebagai tuan rumah dan berencana memindahkan pelaksanaanya ke negara lain.



Close Ads X