Atlet Israel Senang Tak Jadi Bertanding di Malaysia

Kompas.com - 29/01/2019, 13:05 WIB
 Inbal Pezaro Inbal Pezaro

TEL AVIV, Kompas.com - Atlet renang paralimpik Israel, Inbal Pezaro menyesalkan tindak penolakan atlet negaranya untuk ikut dalam kejuaraan dunia renang oleh Pemerintah Malaysia.

Pelarangan ini kemudian membuat  Komite Paralimpik Internasional (IPC)  membatalkan  hak Malaysia sebagai tuan rumah dan berencana memindahkan ke negara lain pada waktu yang sama pada bulan Juli.

Pezaro yang telah memenangi sembilan medali emas paralimpik buat negaranya memuji keputusan IPC untuk memindahkan tempat penyelenggaraan dari Malaysia. "Apabila dibiarkan, maka akan menjadi preseden buat negara lain yang berpikir bisa melarang atlet Israel bertanding.

Atlet disabilitas Israel ini juga menekankan pada pentingnya kejuaraan tersebut yang merupakan ajang kualifikasi ke Tokyo Paralympics pada 2020.

"Begitu kami dengar  Malaysia yang ditunjuk sebagai tuan rumah kejuaraan, kami sadar bahwa akan ada masalah karena kami tidak punya hubungan diplomatik dengan mereka.  Kami hanya mengamati, namun puas masalah ini bisa dipecahkan," katanya.

"Kami belum tahu tempat penyelenggaraan akan dipindah kemana, tetapi yang penting adalah waktu pelaksanaanya tetap karena waktu persiapan menghadapi ajang kejuaraan dunia memakan waktu berbulan-bulan dan banyak negara lain sudah menyelenggarakan pelatnas. Ini ajang di mana para atlet memperebutkan tempat ke ajang Paralimpik di Tokyo 2020."

"Mereka yang mengerti olahraga mengerti dengan pencapaian kami. Kami memiliki tim yang kuat dan kualitas tinggi,  Kami terdiri dari atlet renang yang masih muda dan matang  dan beberapa dari kami telah mengikuti Olimpik (Paralimpik). Jadi harapannya sangat tinggi."



Close Ads X