Golovkin Tak Ingin lagi Hadapi Canelo

Kompas.com - 15/01/2019, 01:24 WIB
Gennady Golovkin (kanan) bertarung melawan Canelo Alvarez pada pertandingan memperebutkan sabuk juara kelas menengah versi WBC dan WBA di T-Mobile Arena, 15 September 2018. AFP/AL BELLO Gennady Golovkin (kanan) bertarung melawan Canelo Alvarez pada pertandingan memperebutkan sabuk juara kelas menengah versi WBC dan WBA di T-Mobile Arena, 15 September 2018.

LOS ANGELES, Kompas.com - Pimpinan Golden Boy Promotions menyebut petinju Kazakhstan, Gennady Golovkin tampaknya tak ingin mewujudkan pertemuan ketiga menghadapi petinju Meksiko, Saul Canelo Alvarez.

Kedua petinju sudah dua kali bertemu sebelum ini. Pertemuan pertama dinyatakan berakhir draw meski banyak pihak menyebut Golovkin jelas-jelas unggul atas lawannya. Namun pada pertemuan kedua, Alvarez  mampu unggul angka atas lawannya.

Golden Boy Promotions yang berminat mempertemukan lagi kedua petinju tampaknya mulai putus asa dengaa tanggapan pihak Golovkin. Presiden Golden Boy Promotions, Gomez menyebut Golovkin lebih menginginkan pertarungan mudah ketimbang menghadapi Canelo kembali.

"Tampaknya ia tidak ingin bertemu lagi dengan Canelo. Mungkin lebih memilih pertarungan yang lebih mudah. Kita lihat saja," kata Gomez.

Pernyataan Gomez ini dilontarkan setelah  pemilik Golden Boy Promotions yang juga menaungi Canelo, Oscar De La Hoya menyebut tengah membicarakan kemungkinan pertemuan ketiga. De la Hoya menyebut, Canelo yang kini menyandang  gelar juara dunia kelas menengah super WBA dapat menjalani tiga pertarungan sepanjang 2019 ini.

"Canelo Alvarez dapat bertarung 2-3 kali tahun  ini dan tampil terbaik. Kemarin saya sudah berbicara tentang kemungkinan pertemuan ketiga dengan pihak Golovkin.  Kita bicara kemungkinan pertemuan pada saat Cinco de Mayo," kata De la Hoya.

"Canelo terbuka pada semua penawaran. Ia siap menghadapi siapa pun, termasuk pertemuan ketiga (dengan Golovkin). Kita lihat saja hasil pembicaraan."

Sesudah menang lawan Golovkin, Canelo menang KO atas petinju Inggris, Rocky Fielding, Desember lalu. Kemenangan ini membawa dirinya sejajar dengan petinju elite Meksiko masa lalu yang berhasil menjadi juara dunia di dua atau lebih kelas yang berbeda seperti Julio Cesar Chavez, Marcos Antonio Barrera, Eric Morales dan Juan Manuel Marquez.



Close Ads X