Patung Andy Murray Didirikan di Wimbledon

Kompas.com - 14/01/2019, 18:50 WIB
Petenis Inggris Raya, Andy Murray, melakukan selebrasi setelah mengalahkan petenis Italia, Fabio Fognini, pada laga babak ketiga Wimbledon 2017 di All England Lawn Tennis Club, Wimbledon, London, Jumat (7/7/2017).AFP/GLYN KIRK Petenis Inggris Raya, Andy Murray, melakukan selebrasi setelah mengalahkan petenis Italia, Fabio Fognini, pada laga babak ketiga Wimbledon 2017 di All England Lawn Tennis Club, Wimbledon, London, Jumat (7/7/2017).


LONDON, Kompas.com - Inggris akan menghargai prestasi petenis mereka, Andy Murray dengan mendirikan patung di arena turnamen grand slam, Wimbledon.

Petanis asal Skotalndia ini pernah dua kali menjadi juara di Wimbledon yaitu pada 2013 dan 2016. Jumat pekan lalu, Murray memberi pengumuman mengejutkan dengan menyatakan akan mundur sebagai pemain karena cedera pinggul yang berkepanjangan.

Murray yang mengumumkan keputusan tersebut sambil menangis mengatakan sebenarnya berharap dapat  meneruskan karirnya sebelum mundur usai Wimbledon 2019 ini. Namun rasa sakit yang dideritanya memaksanya harus realistis dan menempatkan AUstralian Open 2019 sebegai turnamennya yang terakhir.

Eksekutif kepala All England Club sebagai penyelenggara Wimbledon, Richard Lewis mengatakan penghargaan buat Murray ini akan sama dengan yang diberikan kepada legenda tenis Inggris masa lalu, Fred Perry,

Perry menjuarai Wimbledon pada 1934 hingga 1936. Patungnya kemudian didirikan pada 1984.

"Kami selalu beranggapan bahwa pada saatnya Andy (Murray) pensiun, itu saat yang tepat untuk mengenang karirnya yang luar biasa," kata Lewis.  "Patung memang akan didirikan, namun dia akan dikenang sebagai seorang yang patut dihormati atas sikapnya di dalam dan di luar lapangan."

Andy atau Andrew Barron Murray lahir di Glasgow, Skotlandia, 15 Mei 1987. Ia muncul setelah Inggris mengalami paceklik tunggal putera selama puluhan tahun. Puncak prstasi Murray adalah saat ia merebut medali emas buat negaranya saat Olimpiade diselenggarakan di London pada 2012 lalu.



Terkini Lainnya

Jadwal Pertandingan Liga 1 Hari Ini

Jadwal Pertandingan Liga 1 Hari Ini

Liga Indonesia
ICC Pantau dan Teliti Perkembangan Kriket di Sumbar

ICC Pantau dan Teliti Perkembangan Kriket di Sumbar

Liga Indonesia
Chelsea Beri Satu Tahun Masa 'Percobaan' untuk Lampard

Chelsea Beri Satu Tahun Masa "Percobaan" untuk Lampard

Liga Inggris
Indonesia Open 2019, 8 Wakil Indonesia Masuk Daftar Unggulan

Indonesia Open 2019, 8 Wakil Indonesia Masuk Daftar Unggulan

Liga Indonesia
Hasil Undian Indonesia Open 2019, Perang Saudara di Babak Pertama

Hasil Undian Indonesia Open 2019, Perang Saudara di Babak Pertama

Olahraga
Modal Persela Saat Lawan Bhayangkara

Modal Persela Saat Lawan Bhayangkara

Liga Indonesia
Pelatih Keturunan Indonesia Ingin Latih Newcastle United

Pelatih Keturunan Indonesia Ingin Latih Newcastle United

Liga Inggris
Bukan Liverpool, Torres Ungkap Kepuasannya Saat Bela Chelsea

Bukan Liverpool, Torres Ungkap Kepuasannya Saat Bela Chelsea

Liga Inggris
Agen Gianluigi Buffon Akui Ada Negosiasi dengan Juventus

Agen Gianluigi Buffon Akui Ada Negosiasi dengan Juventus

Liga Italia
Torres Yakin Real Madrid Bisa Bawa Hazard ke Level Tertinggi

Torres Yakin Real Madrid Bisa Bawa Hazard ke Level Tertinggi

Liga Spanyol
Hadapi Bhayangkara FC, Persela Coba Antisipasi Faktor Flavio

Hadapi Bhayangkara FC, Persela Coba Antisipasi Faktor Flavio

Liga Indonesia
Gianluigi Buffon Dikabarkan Siap Kembali ke Juventus

Gianluigi Buffon Dikabarkan Siap Kembali ke Juventus

Liga Italia
Semen Padang Diharapkan Main dengan Motivasi Tinggi Lawan Persipura

Semen Padang Diharapkan Main dengan Motivasi Tinggi Lawan Persipura

Liga Indonesia
Lawan Persipura, Semen Padang Boyong 16 Pemain

Lawan Persipura, Semen Padang Boyong 16 Pemain

Liga Indonesia
Defisit Satu Gol, PSM Yakin Kalahkan Becamex di Piala AFC 2019

Defisit Satu Gol, PSM Yakin Kalahkan Becamex di Piala AFC 2019

Liga Indonesia

Close Ads X