Demi Prestasi, Vinales Akan Lebih Egois pada Musim Ketiga bersama Yamaha

Kompas.com - 13/01/2019, 15:10 WIB
Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales, menyeka keringat di wajahnya saat beristirahat pada hari pertama tes pramusim MotoGP 2018 di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, 28 Januari 2018.
MOHD RASFAN/AFP PHOTOPebalap Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales, menyeka keringat di wajahnya saat beristirahat pada hari pertama tes pramusim MotoGP 2018 di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, 28 Januari 2018.

KOMPAS.com - Pebalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales, mengaku akan lebih keras kepala kepada timnya untuk segera mengakhiri paceklik prestasi.

Musim 2019 akan menjadi tahun kelima Vinales di MotoGP atau tahun ketiga bersama Movistar Yamaha. Lima musim berkarier di kelas MotoGP, Vinales belum mencicipi gelar juara dunia.

Vinales mengaku sudah banyak mendapat pelajaran selama empat musim terakhir. Untuk itu Vinales memasang target tinggi pada musim 2019 dengan pendekatan berbeda kepada setiap komponen tim.

Baca juga: Punya Masalah Emosional, Maverick Vinales Cari Psikiater Jelang MotoGP 2019

"Pada awal 2018 saya seharusnya lebih meyakinkan soal keputusan teknis, misalnya ketika saya diminta untuk mencoba mesin 2016 lagi," ujar Vinales dikutip BolaSport.com dari Motorsport.

"Saya tidak cukup keras kepala dan saya harus membayar konsekuensinya dengan mahal," kata Vinales menambahkan.

Mantan pebalap Suzuki Ecstar itu juga merasa motor Yamaha M1 terlalu tinggi untuk ditunggangi.

"Sejak awal saya meminta Yamaha untuk menyediakan motor yang lebih kecil karena yang saya tunggangi sekarang terlalu besar bagi saya," kata Vinales.

"Saya ingat bahwa saya cocok dengan motor milik Suzuki dan saya bisa mencapai batas maksimal, sementara dengan Yamaha M1 saya merasa motornya terlalu besar," ujar Vinales menambahkan.

Baca Juga: Mengenal RGV500, Motor Suzuki Terakhir yang Berhasil Sumbangkan Gelar Juara Dunia

Musim 2019, Vinales pantas optimistis karena Yamaha telah melakukan perkembangan terutama pada mesin. Pada tes resmi pra-musim di Valencia November 2018, Vinales sukses menjadi yang tercepat.

Hal ini tidak lepas dari percobaan Yamaha yang memberikan dua pilihan mesin Yamaha M1 kepada Vinales maupun Valentino Rossi.

Vinales juga akan tampil dengan identitas baru yakni mengganti nomor balap dari 25 menjadi 12. Vinales merasa nomor 12 akan membawa keberuntungan karena menjadi favoritnya ketika kecil bermain motorcross. (Samsul Ngarifin)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X