Sudah Berjuang Sengit, Terry Gagal Sumbang Medali untuk Indonesia

Kompas.com - 11/01/2019, 21:43 WIB
Pebalap sepeda putra Indonesia, Terry Kusuma saat turun di nomor time trial 1 kilometer elit putra, Asian Track Championships 2019, di Jakarta International Velodrome, Rawamagun, Jakarta Timur, Jumat (11/1/2019).Kompas.com/Alsadad Rudi Pebalap sepeda putra Indonesia, Terry Kusuma saat turun di nomor time trial 1 kilometer elit putra, Asian Track Championships 2019, di Jakarta International Velodrome, Rawamagun, Jakarta Timur, Jumat (11/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Atlet balap sepeda putra Indonesia, Terry Kusuma, gagal menyumbang medali untuk Indonesia saat turun di nomor time trial 1 kilometer elit putra, Asian Track Championships (ATC) 2019 di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (11/1/2019).

Pada nomor tersebut, Terry hanya mampu menempati peringkat keempat dengan catatan waktu 1 menit 3,803 detik. Walau demikian, dia sempat memperlihatkan perjuangan sengit kepada lawan-lawannya.

Mendapat kesempatan ketujuh turun di trek, catatan waktu Terry sempat menembus dua besar. Namun, ketika menyelesaikan semua putaran, catatatan waktunya hanya menempati peringkat keempat.

Baca juga: Balap Sepeda ATC 2019, Chrismonita Dianggap Kalah Pengalaman

Hasil akhir catatan waktu dan peringkat pebalap di nomor time trial 1 kilometer elit putra, Asian Track Championships 2019, di Jakarta International Velodrome, Rawamagun, Jakarta Timur, Jumat (11/1/2019).Kompas.com/Alsadad Rudi Hasil akhir catatan waktu dan peringkat pebalap di nomor time trial 1 kilometer elit putra, Asian Track Championships 2019, di Jakarta International Velodrome, Rawamagun, Jakarta Timur, Jumat (11/1/2019).

Pebalap Uzbekistan, S Ponomaryov, menjadi pebalap yang mendapat giliran terakhir turun di trek. Hasilnya, Ponomaryov mencatatkan waktu 1 menit 2,831 detik dan menempatkannya di urutan teratas dan berhak atas emas.

Saat papan skor memperlihatkan hasil akhir catatan waktu kedepalan pebalap, Terry tampak tertunduk lesu saat mengetahui namanya hanya ada di peringkat keempat.

Posisi dua ditempati atlet Taiwan, SH Hsiao; sedangkan ketiga ditempati atlet Korea Selatan, Kim Jung.

Baca juga: Balap Sepeda ATC 2019, Lima Pebalap Terlibat Tabrakan Beruntun

Walau gagal mempersembahkan medali, Terry sempat memecahkan rekor nasional saat babak kualifikasi final siang hari tadi saat mencatatkan waktu 1 menit 3,031 detik.

Terry memecahkan rekor nasional atas namanya sendiri yang tercipta saat Asian Track Cycling Championships 2018 di Malaysia. Pada rekor sebelumnya, Terry mencatatkan waktu 1 menit 3,90 detik.


Terkini Lainnya


Close Ads X