Maverick Vinales Cari Psikiater agar Fokus Hadapi MotoGP 2019

Kompas.com - 11/01/2019, 13:25 WIB
Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales, menyeka keringat di wajahnya saat beristirahat pada hari pertama tes pramusim MotoGP 2018 di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, 28 Januari 2018.
MOHD RASFAN/AFP PHOTO Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales, menyeka keringat di wajahnya saat beristirahat pada hari pertama tes pramusim MotoGP 2018 di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, 28 Januari 2018.

KOMPAS.com - Pebalap Yamaha, Maverick Vinales, sedang mencari seorang psikiater untuk mengatasi persoalan psikis-nya menjelang kompetisi MotoGP 2019.

Pebalap berpaspor Spanyol ini mengaku tidak hanya menghadapi masalah teknis, tetapi juga psikis dalam berkarier di MotoGP.

Oleh karena itu, Vinales merasa membutuhkan jasa seorang psikiater agar bisa lebih fokus menghadapi balapan musim ini. 

"Secara psikis, selalu sulit menjadi 100 persen, saya bekerja keras di area ini," kata Vinales seperti dikutip BolaSport.com dari Paddock-GP, Jumat (11/1/2019).

"Saya tengah mencoba mencari psikiater olahraga, tetapi ini tidak mudah karena saya harus menemukan yang bagus dan bisa memahami saya," ucapnya melanjutkan.

Baca juga: Rossi Tak Terkesan dengan Penampilan Vinales di Pramusim

Sebagai pebalap muda, Vinales memang dilanda masalah emosi yang tidak stabil saat berada dalam situasi buruk.

Vinales diketahui sempat frustrasi karena gagal meraih performa impresif bersama Yamaha pada musim 2018.

Dengan kehadiran psikiater, mantan pebalap Suzuki itu berharap memiliki musim yang bagus pada MotoGP 2019.

"Kadang saya tidak benar-benar fokus, jadi jelas saya harus memperbaiki ini," ujar Vinales lagi.

Baca juga: Valentino Rossi dan Vinales Beda Pendapat soal Mesin Yamaha M1

"Jika saya menemukan psikiater yang baik, saya bakal mengalami perbaikan yang besar, karena tahun lalu balapan saya buruk karena mental saya jatuh," ujar dia menambahkan.

Berkonsultasi dengan psikiater pernah dilakukan oleh beberapa pebalap lainnya, seperti: Andrea Dovizioso, Danilo Petrucci, dan Tito Rabat. Mereka menggunakan jasa psikiater untuk mengatasi persoalan psikis demi lebih fokus menghadapi balapan. (Samsul Ngarifin)


Terkini Lainnya


Close Ads X