Okto Harap Impian Tuan Rumah Olimpiade Dapat Terwujud

Kompas.com - 22/12/2018, 01:04 WIB
Pada Asian Para Games lalu, sebanyak 325 media yang terdiri dari 175 media nasional dan 150 media asing memberitakan perhelatan olahraga terbesar se-Asia bagi atlet disabilitas ini Jalu Wirajati/Kompas.comPada Asian Para Games lalu, sebanyak 325 media yang terdiri dari 175 media nasional dan 150 media asing memberitakan perhelatan olahraga terbesar se-Asia bagi atlet disabilitas ini


JAKARTA, Kompas.com - Ketua Umum INAPGOC, Raja Sapta Oktohari mengutarakan minatnya untuk secara total menangani olah raga Indonesia, termasuk menjadi penyelenggara Olimpiade 2032.

Hal ini diungkapkan oleh Okto, saat acara pemberian penghargaan buat media peliput Pesta Olahraga Asian Para Games yang berlangsung di Jakarta, 6-13 Oktober lalu. Pada acara yang berlangsung di Jakarta, Jumat (21/12/2018) ini, Okto mengutarakan juga keinginannya untuk suatu saat menjadi ketua umum Komite Olimpik Indonesia (KOI).

"Presiden Jokowi antara lain selalu menyinggung keberhasilan menyelenggarakan Asian Para Games yang lalu sekaligus mencerminkan Indonesia yang ramah pada kaum disabilitas,"  kata Okto.  Menurutnya semua ini merupakan wujud dari kerja orang-orang yang  memiliki kemampuan menyelenggarakan event berskala internasional.

"Saya harap nanti akan bisa lebih menangani olahraga Indoensia sebagai ketua KOI.  Sehingga dengan  dukungan kaum muda yang berpendidikan tinggi, terlatih dan berwawasan dan pergaulan internasional, ambisi menjadi penyelenggara pesta olahraga Olimpiade bukan sesuatu yang mustahil," lanjut Okto.

Ungkapan Okto ini diamini oleh Menpora Imam Nahrawi yang datang pada acara yang berlangsung di SCBD ini. Menurut Imam, apa yang ditunjukan dengan kesuksesan penyelenggaraan Asian Games yang diikuti oleh Asian Para Games semoga akan berlanjut hingga  pada 2032. "Kita berharap kita akan sekaligus menjadi penyelenggara Olimpiade dan juga Paralimpik Games setelah itu," kata Imam Nahrawi yang menyempatkan hadir di tengah terpaan isu OTT yang melanda kementeriannya.

Pada Asian Para Games lalu, sebanyak 325 media yang terdiri dari 175 media nasional dan 150 media asing memberitakan perhelatan olahraga terbesar se-Asia bagi atlet disabilitas ini. Tak kurang dari 1.200 jurnalis meliput Asian Para Games 2018. Hasil pemantauan media dalam periode 5-14 Oktober 2018 menunjukkan terdapat 10.829 artikel di media online dan 824 artikel di media cetak.

Berikut daftar penghargaan:
Productive Online Media
Gold  : tribunnews.com
Silver: antaranews.com
        tempo.co
Bronze: detik.com
        kompas.com
        kumparan.com
        liputan6.com

Productive Newspaper
Gold  : Kompas
Silver: Media Indonesia
Bronze: Republika
         Jakarta Post

Productive Radio
Gold  : RRI
Silver : Elshinta

Productive TV Station
Gold    : Metro TV
Silver    : SCTV
Bronze : TV One

*Penghargaan khusus*
The Most Inspiring Media : kamibijak.com

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X