Rider Supermoto Dunia dan Nasional Adu Cepat di Malang - Kompas.com
BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan 76 Rider

Rider Supermoto Dunia dan Nasional Adu Cepat di Malang

Kompas.com - 15/12/2018, 15:33 WIB
Pebalap supermoto nasional Garry Salim dan Dimas Ekky, siap bersaing dengan rider supermoto kelas dunia Jan Deitenbach, Lewish Cornish, Germain Vincenot pada gelaran final Trial Game Asphalt (TGA) di Sirkuit Kanjuruhan Malang, 14-15 Desember 2018. (Kiri ke kanan)Dok. 76 Rider Pebalap supermoto nasional Garry Salim dan Dimas Ekky, siap bersaing dengan rider supermoto kelas dunia Jan Deitenbach, Lewish Cornish, Germain Vincenot pada gelaran final Trial Game Asphalt (TGA) di Sirkuit Kanjuruhan Malang, 14-15 Desember 2018. (Kiri ke kanan)


KOMPAS.com
– Pebalap supermoto nasional akan bertarung dengan rider supermoto kelas internasional pada seri final Trial Game Asphalt (TGA) di Sirkuit Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, 14 – 15 Desember 2018.

Tercatat, nama-nama pebalap supermoto top dunia seperti Lewis Cornish (Inggris), Germain Vincenot (Perancis), dan Jan Deteinbach (Jerman) akan mengaspal di kelas FFA 450 International Championship TGA seri Malang.

“Saya sangat bersemangat dan tidak sabar untuk tampil di TGA Malang. Saya sudah bilang ke Jan dan Germain, kalau kami akan sangat menikmati jalannya race nanti. Ini pasti akan luar biasa,” ungkap Lewish yang merupakan Juara FIM Asia Supermoto 2017.

Dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima Rabu (12/12/2018), trio rider Eropa itu didatangkan khusus 76 Rider untuk meningkatkan kualitas balap supermoto. Mereka juga diundang agar menjadikan TGA sebagai barometer extreme sports di Indonesia.

76 Rider adalah komunitas rider-rider terbaik di Indonesia yang bukan hanya bernyali, melainkan juga punya prestasi di bidang masing-masing. Komunitas ini berperan besar dalam penyelenggaraan TGA.

Baca jugaDua Pebalap Nasional Kuras Energi Terjang Supermoto TGA

Gayung bersambut, keikutsertaan pebalap dunia itu direspon sejumlah rider papan atas Indonesia. Mereka telah mempersiapkan diri untuk tampil dalam kondisi terbaik.

Beberapa nama besar yang sudah dipastikan turun adalah Doni Tata yang merupakan Juara Umum TGA 2017, Farudilla Adam, Tommy Salim, Ivan Harry Nugraha dan Pedro Wunner. Dua nama terakhir merupakan pebalap yang akan berlaga di FIM Supermoto Asia.

Dipastikan tampil pula Dimas Ekky dan Gerry Salim, keduanya merupakan pebalap yang kini tengah berlaga di ajang Moto3 CEV dan Moto2 CEV.

Mario CSP dari perwakilan Djarum 76 Rider pada konfrensi pers jelang penyelenggaran seri final Trail Game Asphalt di Kanjuruhan, Malang, 14-15 Desember 2018. Dok. 76 Rider Mario CSP dari perwakilan Djarum 76 Rider pada konfrensi pers jelang penyelenggaran seri final Trail Game Asphalt di Kanjuruhan, Malang, 14-15 Desember 2018.
“Final TGA di Malang akan jadi ajang perang bintang pebalap supermoto Indonesia maupun dunia. Kami harapkan dengan kehadiran rider Eropa akan tersaji persaingan kompetitif dan sehat antara pebalap Indonesia dan dunia,” papar Mario CSP dari Djarum 76 yang menjadi sponsor utama penyelenggaraan TGA.

Untuk diketahui, TGA adalah kejuaraan balap supermoto di trek beraspal dengan menyertakan beberapa handicap atau rintangan di lintasan balapan. Basis sepeda motor yang digunakan adalah motor trail yang biasa dipakai pada balapan moto kross.

Penentuan juara

Selain bertarung dengan rider top kelas dunia, para pebalap nasional akan bertarung habis-habis untuk merebut juara umum TGA 2018. Adapun total hadiah yang bisa juara umum dapatkan Rp 150 juta untuk setiap kelasnya.

Sebagai informasi, sampai seri ke-4 TGA di Sirkuit Boyolali, belum ada satu pun pebalap yang mengunci gelar juara. Tahta juara masih sengit diperebutkan di kelas utama FFA 250, Trail 175 Open serta kelas Trail 175 Non Pro.

Pebalap nasional Gerry Salim sudah tak sabar untuk segera balapan di sirkuit. Gerry akan turun di empat kelas yakni 175 Open, 250 Open, FFA 250, dan FFA 450.

“Menurut saya tahun ini persaingannya akan lebih keras. Semua pebalap yang main di TGA kencang-kencang semua,” tutur juara Asia Road Racing Championship 2017 kelas AP250 ini.

Baca juga: Balapan Motor Paling Sulit itu Supermoto

Gairah serupa ditunjukan Dimas Ekky Pratama. Pebalap yang tahun depan akan berlaga di GP Moto2 ini optimis mampu meraih podium di Kanjuruhan.

Pebalap nasional Dimas Ekky menyatakan, siap bertarung pada seri final Trial Game Asphalt di Kanjuruhan, Malang, 14-15 Desember 2018.Dok. 76 Rider Pebalap nasional Dimas Ekky menyatakan, siap bertarung pada seri final Trial Game Asphalt di Kanjuruhan, Malang, 14-15 Desember 2018.
“Saya optimis bisa bersaing dan tampil dengan baik,” ujar pebalap berjuluk Red Forehead ini.

Trial Game Asphalt 2018 sebelumnya telah bergulir di empat seri, yakni Semarang, Yogyakarta, Solo, dan Boyolali.

Nah, pada seri terakhir di Sirkuit Kanjuruhan Malang nanti, para rider terlebih dahulu menjalani sesi kualifikasi pada Jumat, (14/12/2018) untuk menentukan pole position (posisi start).

Balapan atau race day baru dimulai pada Sabtu (15/12/2018). Pelaksanaan balap TGA sendiri digelar dua kali, yakni sore dan malam hari.

Keseruan tidak hanya terjadi di lintasan balap, di luar arena TGA panitia juga secara serius menggarap sisi entertaiment.

Selama jalannya lomba, penonton akan menikmati hentakan musik dari band ternama. Akan ada pula pesta kembang api raksasa.

Bagi penggemar balap supermoto yang ingin menyaksikan balapan, tapi tidak bisa datang ke arena balap, Anda bisa menyaksikan tayangan live streaming-nya di www.trialgame.id/live.

Adapun untuk mengetahui informasi lebih lengkap terkait event TGA, Anda bisa memantaunya di www.trialgame.id, @trialgameid (Instagram) dan trialgameid (Facebook).

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik: