BWF World Tour Finals, Anthony Dikalahkan Sang Rival dari Taiwan - Kompas.com

BWF World Tour Finals, Anthony Dikalahkan Sang Rival dari Taiwan

Kompas.com - 12/12/2018, 22:44 WIB
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting berusaha mengembalikan kok ke arah pebulu tangkis Jepang Kento Momota pada laga final China Open 2018 di di Olympic Sports Center Xincheng Gymnasium, Changzhou, China, Minggu (23/9/2018). Anthony Sinisuka Ginting berhasil meraih juara China Open 2018 setelah mengalahkan Momota dengan skor akhir 23-21 dan 21-19.ANTARA FOTO/HO/HUMAS PP PBSI Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting berusaha mengembalikan kok ke arah pebulu tangkis Jepang Kento Momota pada laga final China Open 2018 di di Olympic Sports Center Xincheng Gymnasium, Changzhou, China, Minggu (23/9/2018). Anthony Sinisuka Ginting berhasil meraih juara China Open 2018 setelah mengalahkan Momota dengan skor akhir 23-21 dan 21-19.

KOMPAS.com - Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, kalah dalam laga perdana penyisihan Grup A BWF World Tour Finals 2018, Rabu (12/12/2018). Dalam duel melawan Chou Tien Chen (Taiwan) di Tianhe Gymnasium, Guangzhou, China, Anthony kalah rubber game 21-17, 18-21, 18-21.

Hasil ini membuat Chou memperbaiki rekor pertemuannya dengan Anthony. Kini, pemain ranking tiga dunia tersebut menyamakan skor menjadi 4-4 setelah membukukan kemenangan dalam dua laga terakhir, termasuk dalam turnamen Korea Open 2018 pada 29 September.

Baca Juga: PSV Eindhoven Menagih Utang Tottenham Hotspur di Liga Champions

Di sisi lain, kekalahan tersebut membuat jalan Anthony untuk meraih tiket semifinal semakin berat. Pasalnya, dalam laga kedua, Kamis (13/12), dia akan menghadapi rivalnya dari China, Shi Yuqi, yang hari ini menang 16-21, 21-19, 21-8 atas pemain andalan Korea Selatan, Son Wan Ho.

Dari empat pertemuan dengan pemain nomor dua dunia tersebut, Anthony belum pernah menang. Itu artinya, peluang tunggal putra terbaik Indonesia tersebut cukup tipis meskipun dia tetap berpotensi membuat kejutan.

Fase grup turnamen ini menggunakan sistem round-robin sehingga empat pemain yang tergabung di grup tersebut akan bertemu. Jika ingin masuk posisi dua besar sehingga lolos ke semifinal, Anthony tak punya pilihan selain menang atas Shi Yuqi sehingga laga terakhir melawan Son Wan Ho akan menjadi penentu.



Close Ads X