Kompas.com - 12/12/2018, 00:42 WIB
Saul Canelo Alvarez memukul KO Amir Khan dalam pertarungan 7 Mei 2016 Saul Canelo Alvarez memukul KO Amir Khan dalam pertarungan 7 Mei 2016

NEW YORK, Kompas.com - Petinju AS, Floyd Mayweather Jr balas mengecam petinju Inggris Amir Khan atas rencana pertarungannya dengan atlet tarung bebas Jepang,  Tenshin Nasukawa pada malam tahun baru mendatang.

Amir Khan menyebut rencana pertarungan Mayweather dan Nasukawa tersebut adalah lelucon dalam olahraga.

Membalas ejekan ini, Mayweather mengingatkan Khan tentang pertarungannya menghadapi petinju Meksiko, Canelo Alvarez pada Mei 2016.  Saat itu Khan dipukul KO oleh Alvarez pada rodne ke enam. Sementara Mayweather pernah menang angka mutlak atas Alvarez saat keduanya bertemu pada 14 September 2013.

"Kita semua tahu saya sudah tua saat bertemu Canelo Alvarez.  Semua juga tahu saat itu saya  menang dengan mudah. Bahkan mungkin salah stau kemenangan yang termudah dalam karir saya," kata Mayweather yang kini telah berusia 41 tahun.

Amir Khan menyebut rencana pertarungan tinju antara Mayweather dan Nasukawa telah menjatuhkan martabat tinju sebagai olahraga.  "Anda mengerti kan mengapa tarung bebas seperti MMA dan UFC kini lebih populer daripada tinju? Karena mereka menyajikan pertarungan yang serius kepada publik dan bukan pertarungan lucu-lucuan seperti yang dilakukan Mayweather,"  kata Khan.

"Dia akan mendapatkan bayaran besar namun hal ini memperburuk tinju.  Para penggemar tinju akan datang dan berpikir menyaksikan pertarungan tinju yang baik. Mayweather akan hadir dan menghancurkan lawannya," kata Khan lagi.

"Atlet jepang ini memang jago dalam menendang, namun kan tidak boleh. Jika ini bertarung dalam displin kickbocxing tentunya berbeda."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Maywether sendiri tidak peduli dengan kritik Khan.  "Semua orang bicara tentang Floyd Mayweather.  Lakukan apa yang dilakukan Mayweather, capai prestasi seperti dirinya, buat rekor seperti dirinya, baru anda boleh bicara," kata Mayweather.

"Pada akhirnya,  tidak ada yang bisa menyamai apa yang sudah saya capai di dunia tinju. Orang-orang itu  bertinju untuk dibayar hanya 2 atau 3 juta dolar. Saya tidak mau dibayar 4 atau 5 juta dolar untuk bertarung 12 ronde. Uang sejumlah itu buat saya hanya untuk bayaran melakukan sparring."



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.