Ke Perempat Final, Fitriani Bertemu Mantan Pemain Nomor Satu Dunia - Kompas.com

Ke Perempat Final, Fitriani Bertemu Mantan Pemain Nomor Satu Dunia

Kompas.com - 29/11/2018, 16:27 WIB
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Fitriani berupaya mengembalikan kok ke arah lawannya pebulu tangkis Hong Kong Yip Pui Ying, pada pertandingan babak penyisihan grup beregu putri Asian Games XVIII di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (19/8). ANTARA FOTO/INASGOC/HADI ABDULLAH Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Fitriani berupaya mengembalikan kok ke arah lawannya pebulu tangkis Hong Kong Yip Pui Ying, pada pertandingan babak penyisihan grup beregu putri Asian Games XVIII di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (19/8).

KOMPAS.com - Fitriani menjadi satu-satunya harapan Indonesia pada sektor tunggal putri turnamen bulu tangkis Korea Masters 2018. Fitriani melangkah ke babak perempat final setelah menang atas pemain Thailand, Busanan Ongbamrungphan.

Dalam pertandingan babak kedua di Gwangju Women’s University Stadium, Kamis (29/11/2018), Fitriani menang rubber game 21-18, 12-21, 21-11 atas unggulan keenam tersebut. Ini menjadi kemenangan kedua Fitriani dalam tiga pertemuan dengan pemain ranking 27 dunia tersebut.

Baca Juga: Persebaya Merasa Kesulitan Jelang Laga Kontra PSMS Medan

Dalam dua pertemuan terdahulu, Fitriani yang kini menempati ranking 34 dunia, menang pada ajang Vietnam Open 2015 dengan rubber game 19-21, 21-19, 21-16. Setahun kemudian dalam ajang Thailand Open 2016, giliran Busanan yang menang dengan 21-11, 21-11.

Pada babak perempat final, Jumat (30/11), Fitriani bakal menghadapi lawan berat asal China, Li Xuerui. Mantan pemain nomor satu dunia ini menyingkirkan tunggal putri terbaik Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, pada babak pertama.

Indonesia memiliki dua wakil tunggal putri pada babak kedua turnamen level super 300 ini. Sayang, Lyanny Alessandra Mainaky tak mampu melewati hadangan unggulan ketiga dari Thailand, Nitchaon Jindapol, yang menang 21-10, 21-15.

Dari sektor ganda putri, Indonesia tinggal mengandalkan Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto, yang menang 19-21, 21-13, 21-14 atas unggulan ketujuh dari Taiwan, Hsu Ya Ching/Hu Ling Fang. Di perempat final, mereka bertemu pemenang duel sesama wakil tuan rumah, Lee Dan Bi/Park Yeon Soo atau Go Ah Ra/Yoo Chae Ran.

Langkah Yulfira/Jauza tak diikuti Ni Ketut Mahadewi Istarani/Virni Putri. Mereka kalah 17-21, 19-21 dari unggulan kedelapan asal Korea Selatan, Kim Hye Jeong/Kong Hee Yong.

Berry/ Hardianto jadi andalan ganda putra

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Hardianto dan Berry Angriawan bereaksi dalam laga babak perempat final Indonesia Open 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (6/7/2018). Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Hardianto dan Berry Angriawan kalah dengan skor 13-21 dan 8-21.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Hardianto dan Berry Angriawan bereaksi dalam laga babak perempat final Indonesia Open 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (6/7/2018). Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Hardianto dan Berry Angriawan kalah dengan skor 13-21 dan 8-21.

Dari sektor ganda putra, Indonesia tinggal mengandalkan Berry Angriawan/Hardianto. Unggulan kelima ini menang 22-20, 21-15 atas Lin Shang Kai/Tseng Min Hao dan akan melawan pasangan gado-gado, Kim Sa Rang (Korea Selatan)/Tan Boon Heong (Malaysia).

Sabar Karyawan Gutama/Frengky Wijaya Putra gagal mengikuti jejak Berry/Hardianto. Mereka kalah 17-21, 21-14, 16-21 dari unggulan kedelapan asal Taiwan, Po Li-Wei/Wang Chi-Lin.

Dengan demikian, secara keseluruhan ada tujuh wakil Indonesia yang lolos ke babak perempat final. Selain Fitriani, Berry/Hardianto dan Yulfira/Jauza, ada tunggal putra Ihsan Maulana Mustofa, Shesar Hiren Rhustavito serta dua ganda campuran, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Akbar Bintang Cahyono/Winny Oktavina Kandow.



Close Ads X