Ketika "Sayap" Merpati Patah di Kandang Sendiri

Kompas.com - 28/11/2018, 18:09 WIB
Tanago Jakarta (putih) menang atas Merpati Bali (biru) pada pertandingan Selasa (27/11/2018) di GOR Merpati, Denpasar, pada Srikandi Cup 2018-2019. Srikandi CupTanago Jakarta (putih) menang atas Merpati Bali (biru) pada pertandingan Selasa (27/11/2018) di GOR Merpati, Denpasar, pada Srikandi Cup 2018-2019.

DENPASAR, KOMPAS.com - Ketatnya kompetisi liga bola basket putri Indonesia, Srikandi Cup, membuat "sayap" Merpati Bali patah. Pada pertandingan keduanya melawan Tanago Friesian Jakarta, Selasa kemarin, tuan rumah kalah 56:61.

Laman srikandicup.com menulis, pertandingan yang masuk dalam putaran pertama musim 2018-2019 itu berlangsung di GOR Merpati, Denpasar.

Tanago Friesian Jakarta langsung mencuri kuarter pertama 14-12. Sebelum akhirnya skor berakhir imbang 27-27 pada kuarter berikutnya.

Kemudian, pada kuarter ketiga, kembali skuad asuhan Abrizalt Hasiholan menyentak tuan rumah 47-45.

Menurut Abrizalt yang karib disapa Jali, pihaknya mengantisipasi pemain Merpati Bali yang berpostur tinggi. Ia juga memaksa pemainnya tampil agresif.

Masih menurut Jali, Tanago menghambat laju bola yang selalu diarahkan para pemain Merpati Bali ke  Ni Putu Eka Febiananda.  

Meski, beberapa kali Eka berhasil mengeksekusi bola dengan baik, tetap saja game plan yang dibuat Abrizalt Hasiholan tersebut lebih ampuh dibandingkan strategi yang dikembangkan pelatih Merpati Bali, Bambang Asdianto Pribadi.

Selanjutnya, dua pemain Tanago Jakarta berhasil mencetak dobel digit, yakni kapten tim Felicia Clarissa (14 poin ) dan Christine Tjundawan (13 poin).

Sedangkan, dari kubu Merpati Bali, Ni Putu Eka Febiananda berhasil menjadi topskor untuk timnya (11 poin dan 9 rebound).

Kemenangan Tanago atas Merpati Bali berdasarkan catatan statistik lantaran Tanago lebih unggul 19-15 dari perolehan point from turnovers dan juga eksekusi tembakan tiga angka (5 kali Tanago dapat mencetak tembakan tiga angka sedangkan Merpati Bali hanya 2 kali saja).

“Merpati layak untuk kalah pada game ini. Tiga pemain starter kami bermain off day dan beberapa masih membutuhkan penyesuaian. Selain itu juga Tanago bermain cukup baik. One on one mereka juga baik. Tapi liga masih panjang dan hal-hal seperti ini akan terjadi,” komentar Bambang Asdianto Pribadi, pelatih Merpati Bali usai laga.

“Tadi saya instrusikan untuk menutup pemain tinggi mereka dan game plan yang saya susun juga diterapkan dengan baik. Mungkin ini adalah musim yang kompetitif semua tim bisa saling mengalahkan. Memang komposisi pemain saya di musim ini juga lebih merata, tapi kompetisi juga masih panjang.”  ujar Jali mengomentari kemenangan timnya.

Pertandingan selanjutnya Tanago Friesian Jakarta bertemu Flying Wheel Makassar, Rabu (29/11/2018). Sedangkan, Merpati Bali pada Jumat (30/11/2018) akan memainkan pertandingannya yang ketiga melawan Scorpio Jakarta.
   

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X