Kompas.com - 27/11/2018, 16:43 WIB
Merpati Bali (putih) memenangi laga perdana Srikandi Cup 2018-2019 melawan Flying Wheel Makassar di GOR Merpati, Denpasar, Senin (26/11/2018). Srikandi CupMerpati Bali (putih) memenangi laga perdana Srikandi Cup 2018-2019 melawan Flying Wheel Makassar di GOR Merpati, Denpasar, Senin (26/11/2018).

DENPASAR, KOMPAS.com - Memainkan laga perdana pada putaran pertama Srikandi Cup, tuan rumah Merpati Bali membukukan kemenangan 69-34 melawan Flying Wheel Makassar di GOR Merpati, Denpasar, Senin (26/11/2018).

Laman srikandicup.com menulis, salah satu kunci kemenangan itu adalah maksimalisasi tembakan tiga angka.

Pada laga ini, pemain Merpati Bali Kadek Pratita Citta Dewi menjadi top skor untuk timnya dengan raihan 16 angka, 6 rebound  dan 4 asis.

“Kemenangan  hari ini karena kami mampu memaksimalkan tembakan tiga angka yang berjalan dengan baik," kata pelatih Bambang Asdianto Pribadi.

Menurut Bambang, timnya langsung tancap gas untuk menutup babak pertama 32-17.

Pelatih berkacamata itu di awal menurunkan lima pemain intinya yakni Lamia Rasidi yang bertindak sebagai pengatur serangan, Kadek Pratita Citta Dewi, Kadek Sanis Jisanchegi, Husna Aulia Latifa, dan kapten tim Helena Tumbelaka.

Keunggulan tuan rumah atas lawannya Flying Wheel di babak pertama dikarenakan mereka mampu membuat 15 poin akibat kesalahan yang dibuat lawan. Selain itu, 12 poin lainnya dipersembahkan dari serangan cepat yang dimotori oleh Lamia Rasidi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada game ini Bambang Asdianto Pribadi mulai mencoba menurunkan kembali salah satu pengatur serangannya yang lain, Agustin Gradita Retong, yang musim lalu  dibekap cedera ACL. Pada babak pertama, Dita, demikian panggilan akrabnya, mendapatkan waktu bermain selama 7 menit sembilan detik dan ia pun bisa mencetak 4 poin dan 3 asis.

Memasuki babak kedua, Flying Wheel dengan ciri khas permainan ngototnya mencoba mengejar dan tampil lebih lepas lagi. Meski membuat 11 angka tambahan, Merpati Bali masih terlalu kuat bahkan menutup kuarter ini 54-29. Laju kencang tuan rumah semakin tidak dapat terbendung oleh lawan, Merpati pun menutup manis dengan kemenangan skor 69-34.

“Kami masih gugup di pertandingan pertama. Andai defense kami lebih bagus mungkin bisa merepotkan tuan rumah dengan permainan kami. Tapi ini baru permulaan, kedepannya kami akan mencoba bermain lebih baik lagi,” ungkap Eddy Winarso, pelatih Flying Wheel Makassar.

Pertandingan selanjutnya Merpati Bali akan berhadapan dengan Tanago Friesian Jakarta, Selasa (27/11/2018) di game kedua.

Sedangkan Flying Wheel Makassar juga akan meladeni Tanago Jakarta pada Rabu (28/11/2018)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.