Fajar/Rian Harus Lawan Tekanan Penonton India

Kompas.com - 25/11/2018, 21:48 WIB
Laga final dimenangkan Fajar/Rian setelah menaklukkan wakil tuan rumah, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, dengan skor 21-11, 22-20. badmintonindonesiaLaga final dimenangkan Fajar/Rian setelah menaklukkan wakil tuan rumah, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, dengan skor 21-11, 22-20.


LUCKNOW, Kompas.com - Satu gelar diraih Indonesia pada ajang Syed Modi International Badminton Championships 2018 lewat pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Laga final dimenangkan Fajar/Rian setelah menaklukkan wakil tuan rumah, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, dengan skor 21-11, 22-20.

Menang mudah di gim pertama, Fajar/Rian mendapatkan perlawanan sengit di gim kedua. Mereka selalu tertinggal di perolehan poin sejak awal gim kedua.

Fajar/Rian bahkan berada di bawah tekanan penonton saat kedudukan game point 20-17 untuk Rankireddy/Shetty di gim kedua. Satu angka lagi, pasangan India akan memaksakan game ketiga dimainkan. Namun setelah menyamakan kedudukan 20-20, Fajar/Rian balik menekan lawan dan akhirnya lima angka berturut-turut yang diraih Fajar/Rian membawa mereka menuju podium juara.

“Dari awal kami memang langsung bisa dapat fokusnya. Kami lanjutkan di gim kedua untuk bisa jaga fokus karena ini yang paling penting untuk kami. Kalau dari permainan, kami bermain no lob karena lawan power nya kuat,” kata Fajar kepada Badmintonindonesia.org.

“Di gim kedua lawan mengubah pola main, tapi di akhir gim kami bisa antisipasi dan belajar dari kesalahan kami di awal gim kedua,” tambah Fajar yang bersama Rian juga menjadi juara di ajang Malaysia Masters 2018.

Pasangan peraih medali perak Asian Games 2018 ini berharap kemenangan di turnamen ini dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka.

“Kemenangan ini berarti untuk kami karena bisa meningkatkan rasa percaya diri kami. Akhir-akhir ini penampilan kami masih naik-turun, kami ingin tampil lebih konsisten lagi,” ujar Rian.

“Banyak pelajaran yang bisa diambil dari penampilan kami di turnamen ini. Sekarang saat ketinggalan saja kami bisa menyusul dan menang, jadi waktu unggul seharusnya jangan lengah, fokus dan lebih yakin lagi,” tambahnya.

Sementara itu, pasangan ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari menjadi runner up setelah di laga final dikalahkan Ou Xuanyi/Feng Xueying (Tiongkok), dengan skor 20-22, 10-21.

Hasil lengkap:
Ou Xuanyi/Feng Xueying    [CHN]-Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari [INA/4] 22-20, 21-10    
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto [INA/2]-Satwiksairaj Rankireddy/Xhirag Shetty [IND/8] 21-11, 22-20    
Han Yue [CHN/4]-Saina Nehwal [IND/2] 21-18, 21-8    
Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean [MAS/3]-Ashwini Ponnappa/Reddy N. SIkki [IND/4] 21-15, 21-13    
Sameer Verma [IND/3]-Lu Guangzu [CHN/6]    16-21, 21-19, 21-14



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X