Kompas.com - 25/11/2018, 19:39 WIB
Pebalap Pertamina Prema Theodore Racing asal Indonesia, Sean Gelael, sedang melakukan persiapan guna meraih hasil yang baik pada seri penutupan balapan Formula 2 di sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab 23-25 November 2018. Dok. Jagonya AyamPebalap Pertamina Prema Theodore Racing asal Indonesia, Sean Gelael, sedang melakukan persiapan guna meraih hasil yang baik pada seri penutupan balapan Formula 2 di sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab 23-25 November 2018.

KOMPAS.com - Tim Pertamina Prema Theodore Racing menuntaskan balapan Formula 2 musim 2018 dengan finis di posisi lima besar. Tim yang mengandalkan pebalap Indonesia Sean Gelael dan pebalap Beland Nyck De Vries ini hanya berselisih tiga poin dengan juara musim lalu, Russian Times, yang mengoleksi 234 angka dan berada di posisi empat.

Pada balapan sprint yang berlangsung di sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Minggu (25/11/2018), De Vries finis di posisi kelima. Namun, raihan enam poin belum cukup untuk melewati koleksi poin tim Russian Times walau pebalapnya Artem Markelov finis ketujuh dan meraih dua poin.

Baca juga: Final Copa Libertadores Ditunda karena Air Membanjiri Lapangan dan Tribune Penonton

Russian Times mengambil banyak keuntunggan pada balapan feature karena Markelov menjadi runner-up. Raihan 18 poin membuat Russian Times menyalip Pertamina Prema yang sebelumnya berada di peringkat empat klasemen. De Vries finis di posisi kelima pada balapan feature.

Balapan terakhir Formula 2 berlangsung cukup ketat. Pada balapan Feature, Sabtu, balapan sudah kacau sejak start dimulai. Mobil Nicholas Latifi yang stall, tertabrak pebalap lain. De Vries yang start dari posisi kedua, sempat menyodok ke posisi terdepan. Namun, peluang mempertahankan posisi terdepan lepas, setelah menjalani pit stop.

Mobil De Vries mengalami degradasi ban sehingga pada pengujung balapan dengan mudah disusul empat pebalap lain. De Vries harus puas di posisi kelima.

Sementara itu Sean Gelael yang start dari posisi ke-15 sempat menyodok ke posisi 11. Namun, persoalan degradasi ban juga menyebabkan Sean tidak bisa menggeber mobilnya lebih cepat. Sean finis di posisi ke-17.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada balapan sprint, Minggu, juga tidak berlangsung mulus. Sean harus keluar lintasan setelah bersenggolan dengan pebalap debutan Niko Kari yang membawa bendera tim MP Motorsport. Sementara itu De Vries sempat menyodok ke posisi keempat tetapi akhirnya harus puas finis di posisi kelima dan mengamankan enam poin.

"Balapan yang sulit. Kami sudah berupaya maksimal untuk mendapatkan hasil terbaik. Sekarang saya akan fokus untuk mempersiapkan musim depan," kata Sean yang meraih hasil terbaik di posisi runner-up pada balapan Feature di Sirkuit Monaco.

Di klasemen akhir pebalap, Sean menempati posisi ke-15 dengan koleksi 29 poin.

Senada dengan Sean, De Vries juga menyatakan sedikit kecewa dengan hasil balapan di Abu Dhabi.

"Kami seharusnya bisa mendapatkan hasil yang lebih baik. Namun, adanya insiden dan degradasi ban yang kami alami membuat hasil yang kami harapkan tidak terwujud,” kata De Vries, yang menempatkan diri di posisi keempat klasemen pebalap.

Sementara itu, gelar juara pebalap diraih pebalap tim ART Grand Prix, George Russel. Pebalap binaan tim balap Formula 1 Mercedes ini di puncak klasemen dengan nilai 285, disusul Alexander Albon dan pebalap Inggris Lando Norris. Norris juga berjasa besar karena membawa timnya Carlin menempati posisi puncak klasemen.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.