Ginting Lolos ke BWF World Tour Finals, Jonatan Gagal - Kompas.com

Ginting Lolos ke BWF World Tour Finals, Jonatan Gagal

Kompas.com - 24/11/2018, 00:20 WIB
Ekspresi  pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting ketika bertanding melawan pebulu tangkis Jepang Kento Momota pada laga final China Open 2018 di di Olympic Sports Center Xincheng Gymnasium, Changzhou, China, Minggu (23/9/2018). Anthony Sinisuka Ginting berhasil meraih juara China Open 2018 setelah mengalahkan Momota dengan skor akhir 23-21 dan 21-19.ANTARA FOTO/HO/HUMAS PP PBSI Ekspresi pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting ketika bertanding melawan pebulu tangkis Jepang Kento Momota pada laga final China Open 2018 di di Olympic Sports Center Xincheng Gymnasium, Changzhou, China, Minggu (23/9/2018). Anthony Sinisuka Ginting berhasil meraih juara China Open 2018 setelah mengalahkan Momota dengan skor akhir 23-21 dan 21-19.

JAKARTA, Kompas.com - Sebanyak enam wakil Indonesia lolos ke turnamen BWF World Tour Final 2018. Turnamen ini merupakan puncak dari rangkaian 25 BWF World Tour yang berlangsung sepanjang tahun 2018, mulai dari BWF World Tour Super 100, 300, 500, 750 hingga super 1000.

Pada tahun ini, BWF Word Tour Finals akan dilangsungkan di Guangzhou, Tiongkok, pada 12-16 Desember 2018.

Turnamen ini menerapkan sistem invitasi kepada para pesertanya. Hanya mereka yang ada di peringkat delapan besar rangking "Race to Guangzhou" yang berhak untuk tiket ke turnamen ini. Penghitungan poin dilakukan sejak awal tahun 2018, mulai dari turnamen Thailand Masters pada bulan Januari 2018 hingga turnamen Syed Modi International Badminton Championships 2018 yang hingga saat ini tengah berlangsung.

Awalnya, turnamen Korea Masters 2018 yang berlangsung setelah Syed Modi International Badminton Championships 2018, juga masuk dalam hitungan. Namun BWF mengumumkan bahwa akhirnya kejuaraan yang akan digelar di Gwangju tersebut tidak akan masuk hitungan poin.

"Korea Masters memang tidak masuk hitungan poin menuju world tour final, karena menurut BWF, waktunya terlalu mepet untuk penghitungan poin dan persiapan turnamennya. Jadi, turnamen Syed Modi International Badminton Championships 2018 merupakan tempat pengumpulan poin terakhir," ujar Bambang Roedyanto, Kasubid Hubungan International PP PBSI.

BWF World Tour Finals menawarkan jumlah poin yang cukup tinggi untuk para pemenang yaitu 12000 poin. Tak hanya itu, prize money yang ditawarkan juga cukup menggiurkan sebesar 1,5 juta Dollar AS.

Berdasarkan rilis peringkat terbaru "Race to Guangzhou" yang dirilis Badminton World Federation (BWF) pada hari ini, keenam pemain Indonesia yang lolos adalah Tommy Sugiarto, Anthony Sinisuka Ginting (tunggal putra), Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (ganda putra), Greysia Polii/Apriyani Rahayu (ganda putri), serta Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja (ganda campuran).

Sayangnya, juara Asian Games 2018, Jonatan Christie gagal lolos ke Guangzhou karena "hanya" menempati peringkat 9.

"Tentunya kami senang akhirnya bisa lolos ke world tour final. Apalagi ditentukan di akhir-akhir, saingannya pun banyak, semua pemain-pemain bagus, termasuk dari Indonesia juga. Semoga kami bisa mendapat hasil yang terbaik di world tour final," kata Ahsan kepada Badmintonindonesia.org.



Close Ads X