Kompas.com - 22/11/2018, 14:23 WIB

KOMPAS.com - Pebalap MotoGP asal Italia, Valentino Rossi, mengakui bahwa tim Movistar Yamaha sudah salah jalur dalam mengembangkan performa motor.

Sebelumnya, direktur tim Yamaha yaitu Lin Jarvis sudah menyadari bawha setelah musim 2016, Yamaha tidak berada di jalur yang tepat dalam pengembangan motor. Tim Yamaha dikabarkan sudah mengambil kesimpulan yang keliru dan membuat kesalahan.

Baca Juga: Video - Kru Ducati Diusir Saat Perhatikan Motor dari Tim Honda

Kali ini, Rossi setuju tentang hal tersebut dan memberikan komentarnya.

"Ya, saya setuju. Kami memang kuat pada musim 2016, tetapi kami juga punya beberapa masalah dengan motor," ujar Rossi yang dikutip BolaSport.com dari Speedweek.

Rossi juga menyesal bahwa setelah musim 2016, tim Yamaha kurang memperhatikan aspek peranti elektronik yang saat ini menjadi hal terpenting.

"Pada saat para pengembang lain sudah mengambil langkah besar, kami justru mengambil langkah yang salah," tutur Rossi.

"Kami lebih memperhatikan sasis dan distribusi berat, sehingga tidak cukup memperhatikan sektor elektronik maupun mesinnya. Itulah pendapat saya," ujar dia menambahkan.

Pada beberapa seri pada musim 2018, Rossi memang kerap melontarkan keluhan soal perangkat elektronik Yamaha. Hal tersebut diyakini sudah berdampak pada performa kecepatan motor Yamaha M1 tunggangannya. (Bayu Nur Cahyo)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.