Pernah Mencungkil Mata, Ayah Tyson Fury Dilarang ke AS

Kompas.com - 14/11/2018, 19:41 WIB
Juara dunia kelas berat versi WBC asal Amerika Serikat, Deontay Wilder (kiri), dan mantan juara dunia kelas berat dari Inggris, Tyson Fury, dipisahkan promotor Frank Warren pada sesi jumpa pers di London, Inggris, Senin (1/10/2018). DANIEL LEAL-OLIVAS/AFPJuara dunia kelas berat versi WBC asal Amerika Serikat, Deontay Wilder (kiri), dan mantan juara dunia kelas berat dari Inggris, Tyson Fury, dipisahkan promotor Frank Warren pada sesi jumpa pers di London, Inggris, Senin (1/10/2018).

LONDON, Kompas.com - Ayah petinju Inggris Tyson Fury, John, dilarang datang ke Amerika Serikat untuk mendampingi putranya saat menghadapi Deontay Wilder dalam perebutan gelar juara dunia pada 1 Desember.

Tyson Fury akan menantang Deontay Wilder dalam perebutan gelar juara dunia tinju kelas berat WBA di Staples Center, Los Angeles.

John Fury dilarang masuk Amerika Serikat setelah pihak berwenang menemukan catatan kriminal yang dilakukannya sehingga masuk penjara. John Fury pernah dijatuhi hukuman pidana karena mencungkil mata seseorang yang bertikai dengannya pada 2010.

Dalam sebuah perkelahian, Fury Sr melukai mata Oathie Sykes sehingga membuat satu matanya tak berfungsi. Ia dijatuhi hukuman penjara 11 tahun  namun hanya menjalani empat tahun sebelum dibebaskan pada 2015.

Fury dan Sykes sebenarnya merupakan teman baik.  Namun keduanya kemudian bertikai karena berebut botol bir saat menjalani liburan bersama di Siprus pada 1999.

John Fury  membantu putranya, Tyson menapak karir sebagai petinju.  Puncaknya adalah saat ia mendampingi Tyson merebut gelar juara dunia dengan mengalahkan Wladimir Klitschko pada 2015 lalu.

"Hidup saya saat ini sudah sempurna. Saya hanya kecewa tidak dapat pergi ke Amerika untuk mendampingi anak saya," kata John Fury lagi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X