Ambisi Merpati Bali pada Srikandi Cup 2018-2019

Kompas.com - 12/11/2018, 17:38 WIB
Klub Merpati Bali berpartisipasi pada Srikandi Cup 2018-2019.Merpati Bali Klub Merpati Bali berpartisipasi pada Srikandi Cup 2018-2019.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ambisi klub Merpati Bali untuk menjadi juara pada Srikandi Cup 2018-2019 mengemuka. "Kami telah melakukan persiapan serius," kata pelatih Bambang Asdianto Pribadi pada Jumat pekan lalu.

Tahun ini, selain Merpati Bali, ada lagi enam klub yang berpartisipasi pada Srikandi Cup 2018-2019. Keenam klub itu adalah Scorpio Jakarta, GMC Cirebon, Flying Wheel Makassar, Tanago Jakarta, Tenaga Baru Pontianak, dan Sahabat Semarang.

Sementara itu, dua klub yang berpartisipasi pada Srikandi Cup 2017, memilih absen di Srikandi Cup 2018. Keduanya adalah juara bertahan Surabaya Fever dan Merah-Putih Predator Jakarta.

Menurut laman merpatibali.com, Surabaya Fever menjadi pemenang pada pertandingan final Srikandi Cup 2017 seri pertama di Makassar setelah mengalahkan Merpati Bali dengan skor 67-48, Sabtu (2/12/2017).

Sudah bareng tentu, absennya Fever membuat Merpati Bali diunggulkan menjadi juara Srikandi Cup 2018-2019.

(Baca: Ada Tujuh Tim Berebut Gelar Srikandi Cup Musim Ini)


"Surabaya Fever absen. Banyak yang bilang pasti Merpati yang juara. Tapi saya bilang semua tim pasti ingin menjadi juara. Saya pribadi ingin Merpati juara dengan cara yg pantas menjadi juara bukan karena tidak adanya Fever," kata pelatih Bambang Asdianto Pribadi.

Senada dengan Asdianto Pribadi, pemilik Merpati Bali, Deddy Setiawan juga ingin melihat timnya menjadi juara Srikandi Cup untuk pertama kalinya.

"Tanpa kehadiran Fever, juara satu saya rasa kewajiban ya bagi Merpati, tapi sudah pasti semua tim juga berambisi yang sama dan kami tidak boleh lengah sedikitpun," kata Deddy.

"Kita tidak mau terlena dengan tidak adanya Fever. Merpati merupakan tim yang terus berproses. Pas awal saya gabung, kami finis ketiga, musim lalu kedua, mudah-mudahan musim ini juara," tutur kapten tim Helena Tumbelaka, yang berposisi sebagai shooting guard (SG).

Pada seri pertama nanti, Helena Tumbelaka dan kawan-kawan akan bermain di rumah mereka, GOR Merpati, Denpasar, Bali, pada  26 November 2018 sampai dengan 1 Desember 2018.

(Baca: Cara Tim Terbaru Bersaing di Srikandi Cup)

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X