China Open 2018 - Praveen/Melati Kalah, Ganda Campuran Indonesia Habis - Kompas.com

China Open 2018 - Praveen/Melati Kalah, Ganda Campuran Indonesia Habis

Kompas.com - 09/11/2018, 14:58 WIB
Melati Daeva Oktavianti/Praveen Jordanbadmintonindonesia Melati Daeva Oktavianti/Praveen Jordan

KOMPAS.com - Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, gagal melaju ke babak semifinal Fuzhou China Open 2018, Jumat (9/11/2018).

Praveen/Melati dikalahkan unggulan kedua asal China, Wang Yilyu/Huang Dongping, dalam rubber game, 21-18, 16-21, dan 14-21.

Kekalahan Praveen/Melati membuat wakil Indonesia dari sektor ganda campuran di China Open 2018 habis.

Unggulan ketiga, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sudah tersingkir terlebih dahulu setelah dikalahkan wakil China, He Jiting/Du Yue.

Adapun di babak semifinal, Wang/Huang akan berhadapan dengan pemenang laga Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang) melawan wakil Korea Selatan, Kim Won Ho/Baek Ha Na.

Baca juga: Link Live Streaming Perempat Final Fuzhou China Open 2018, Indonesia Sisakan 6 Wakil

Di gim pertama, Praveen/Melati langsung panas dan unggul cepat 9-2. Tertinggal cukup jauh, Wang/Huang bangkit dan mampu memperpendek jarak 8-11 di interval pertama.

Selepas jeda, Wang/Huang baru bisa menyamakan kedudukan di angka 15-15.

Melewati kejar mengejar poin yang cukup ketat, Praveen/Melati sukses mengunci gim pertama dengan skor 21-18.

Di gim kedua, Wang/Huang meningkatkan tempo permainan hingga berhasil unggul jauh 11-4 di interval.

Praveen/Melati sempat memutus perolehan poin Wang/Huang dan mencetak tujuh angka secara beruntun hingga skor imbang 16-16.

Baca juga: Fuzhou China Open 2018 - Bertemu Ganda Muda India, Ahsan/Hendra Bertekad Tampil Total demi BWF Finals

Meski begitu, Wang/Huang menunjukkan ketenangan dan mampu memaksa Praveen/Melati melanjutkan ke gim ketiga. Wang/Huang menang 21-16 di gim kedua.

Berbeda dari dua gim sebelumnya, pada gim penentuan ini kejar mengejar poin sudah terjadi sejak awal. Wang/Huang unggul 11-7 saat interval.

Selepas jeda, reli-reli panjang baru terjadi. Saat reli tersebut, stamina Praveen/Melati terlihat kendor.

Alhasil, Praveen/Melati banyak melakukan kesalahan sendiri seperti pengamatan yang salah dan pengembalian menyangkut net.

Praveen/Melati pada akhirnya menyerah dengan skor 14-21.



Close Ads X