CEO ONE Championship Bicara di Balik Gabungnya 2 Mantan Atlet UFC - Kompas.com

CEO ONE Championship Bicara di Balik Gabungnya 2 Mantan Atlet UFC

Kompas.com - 08/11/2018, 17:25 WIB
CEO ONE Championship, Chatri Sityodtong, dalam acara Global Martial Arts Summit di JW Marriott, Singapura, Kamis (8/11/2018).KOMPAS.com/Eris Eka Jaya CEO ONE Championship, Chatri Sityodtong, dalam acara Global Martial Arts Summit di JW Marriott, Singapura, Kamis (8/11/2018).

SINGAPURA, KOMPAS.com - Chairman and CEO ONE Championship, organisasi seni bela diri campuran atau mixed martial arts (MMA), Chatri Sityodtong, angkat bicara terkait bergabungnya dua petarung mantan atlet Ultimate Fighting Championship (UFC), Demetrious Johnson dan Eddie Alvarez.

Sebelumnya, kedua atlet yang berasal dari Amerika Serikat itu resmi diperkenalkan kepada publik pada saat sesi konferensi pers jelang laga ONE: Heart of The Lion di Convention Hall Marina Bay Sands, Singapura, Rabu (7/11/2018).

Mengenai hal itu, Chatri pun buka suara terkait bagaimana latar belakang dua atlet MMA tersebut bisa bergabung.

"UFC adalah organisasi besar di belahan bumi Barat. One Championship, kami adalah organisasi besar di kawasan Timur. Keduanya besar, tetapi punya perbedaan. ONE Championship, kami mempromosikan nilai, intergritas, penghormatan, penghargaan, keberanian, dan disiplin," tutur Chatri di sela acara Global Martial Arts Summit di JW Marriott, Singapura, Kamis (8/11/2018).

Baca juga: ONE Championship Perkenalkan 2 Eks Atlet UFC, Demetrious-Eddie Alvarez

"Jadi, bagi Eddie dan Demetrious Johnson (DJ), mereka merasa lebih sesuai dengan pribadi mereka, untuk datang ke sini (gabung ke ONE Championship)," kata Chatri.

"Selain itu, mereka juga ingin menaklukkan petarung-petarung unggulan di Asia. Mereka telah mengalahkan petarung di Barat dan mereka akan membuktikan untuk mengalahkan petarung di Asia. Ada banyak alasan mengapa mereka ke sini," katanya.

Chatri pun menjawab pertanyaan apakah ada rencana dari ONE Championship untuk merekrut Khabib Nurmagomedov, petarung UFC asal Rusia yang mencuri perhatian setelah mengalahkan Conor McGregor (Irlandia) di Las Vegas pada 6 Oktober lalu.

"Setelah kami umumkan kehadiran Eddie dan DJ, banyak atlet menghubungi kami. Sebenarnya bukan hanya UFC, tetapi dari seluruh dunia dan dari semua organisasi," ujar Chatri.

Baca juga: CEO ONE Championship Ungkap Alasan Rambah Bisnis E-Sports

"Kami tidak dapat berbicara dengan mereka sampai kontrak mereka selesai. Kami tidak berbicara atau membahas dengan semua atlet, kecuali mereka telah menyelesaikan kontrak," tutur Chatri.

"Ada banyak permintaan dan ada banyak keinginan dari beberapa superstar besar di seluruh dunia. Apakah mereka ingin gabung dengan ONE Championship karena mereka percaya dengan nilai-nilai kami," tuturnya.



Close Ads X