Rinov Mengaku Kaget dengan Permainan Cepat Pasangan China - Kompas.com

Rinov Mengaku Kaget dengan Permainan Cepat Pasangan China

Kompas.com - 08/11/2018, 16:57 WIB
Ganda campuran Indonesia, Rinov Rivaldy dan Pitha Haningtyas Mentari.BADMINTON INDONESIA Ganda campuran Indonesia, Rinov Rivaldy dan Pitha Haningtyas Mentari.

KOMPAS.com - Rinov Rivaldy/ Debby Susanto harus mengakui keunggulan pasangan ranking dua dunia, Wang Yilyu/Huang Dongping (China) dalam pertandingan babak kedua turnamen bulu tangkis Fuzhou China Open 2018. Wang/Huang menang dua game langsung dengan skor 21-10, 21-16 di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, China, Kamis (8/11/2018).

Pada gim pertama, Rinov/Debby tak dapat mengatasi tekanan yang diberikan oleh lawan sehingga tertinggal jauh 4-11 saat interval. Pada awal gim kedua, Rinov/Debby sempat mengimbangi tetapi mereka banyak membuat kesalahan sendiri sehingga selisih angka kian jauh.

Baca juga: Timnas Indonesia Masuk dalam 4 Calon Juara Piala AFF 2018 Versi Media Vietnam, Ini Alasannya

 
"Saya memang kaget dengan permainan lawan yang cepat. Saya harus bisa segera mengimbangi mereka. Pada gim pertama skornya jauh, karena saya masih kaget. Pada gim kedua sudah bisa mengikuti tapi malah banyak buang poin," ujar Rinov yang merupakan pemain muda, dikutip dari Badmintonindonesia.org.

"Memang gim pertama bisa dibilang tidak ada permainan, tidak ada reli, karena kami di bawah tekanan terus dan tidak bisa keluar dari tekanan itu. Waktu angkat bola pun kebanyakan out. Pada gim pertama pun saya kurang bisa mengatur," ungkap Debby.

Ganda campuran Indonesia, Ricky Karanda Suwardi dan Debby Susanto merayakan kemenangan dalam laga babak pertama Indonesia Open 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (3/7/2018). Pasangan ganda campuran Indonesia Ricky Karanda Suwardi Debby Susanto menang dengan tiga gim 17-21, 21-13, dan 24-22.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Ganda campuran Indonesia, Ricky Karanda Suwardi dan Debby Susanto merayakan kemenangan dalam laga babak pertama Indonesia Open 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (3/7/2018). Pasangan ganda campuran Indonesia Ricky Karanda Suwardi Debby Susanto menang dengan tiga gim 17-21, 21-13, dan 24-22.

"Sebetulnya pada gim kedua, kami sudah menemukan polanya, tapi kejauhan mengejar, tertinggal terlalu jauh," tambahnya.

Meskipun terhenti dari turnamen level super 750 ini, Rinov mendapat banyak pelajaran berharga. Debby pun meyakinkan Rinov bahwa dia sebetulnya bisa mengimbangi lawan kalau bermain lebih tenang.

"Tadi saya kasih tahu Rinov yang basic saja, seperti lebih sabar, fokus. Kalau dikasih tahu banyak-banyak nanti takutnya malah jadi bingung. Rinov kalau mainnya tenang, sebetulnya bisa mengimbangi pemain level elite. Nanti kan dia pasti akan naik kelas, harus lebih tenang dari awal, skill-nya tidak kalah kok dengan pemain-pemain kelas atas," tutur Debby.

Ini membuat Rinov/Debby gagal mengikuti jejak ganda campuran senior Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, yang lolos ke perempat final. Mereka mengalahkan Kim Hwi Tae/Kim Hye Jeong (Korea Selatan) dengan skor 21-4, 21-15.



Close Ads X