Bolt Gagal Bermain di Liga Australia

Kompas.com - 02/11/2018, 22:35 WIB
Sprinter sekaligus manusia tercepat di dunia, Usain Bolt, bermain di Liga Australia bersama Central Coast Mariners pada laga pramusim, 31 Agustus 2018. AFP/ANDREW MURRAY Sprinter sekaligus manusia tercepat di dunia, Usain Bolt, bermain di Liga Australia bersama Central Coast Mariners pada laga pramusim, 31 Agustus 2018.

MELBOURNE, Kompas.com - Mantan sprinter dunia, Usain Bolt gagal bermain di Liga sepakbola Australia (Liga-A) setelah gagal  mencapai kesepakatan kontrak dengan klub Central Coast Mariners.

Peraih medali emas tiga Olimpiade ini memang berambisi menjadi pemain sepakbola profesional setelah memutuskan pensiun sebagai sprinter di usia 32 tahun. Kehadirannya untuk berlatih bersama Mariners mampu menarik perhatian  publik terhadap Mariners maun pun Liga-A.

Namun setelah mengamati perkembangan kemampuan teknis Bolt setelah menjalani uji coba selama dua bulan, Mariners menganggap Bolt belum layak untuk bersaing di Liga-A.

Pemilik klub, Mike Chralesworth mengatakan sebenarnya mereka tertarik untuk mengikat kerjasama dengan Bolt. "Meski tidak tercapai kesepakatan antara Bolt dan Mariners, kami tetap  senang dapat menerima juara olimpiade bergabung bersama kami selama delapan pekan," kata Charlesworth dalam pernyataan tertulis bersama Bolt.

Bolt sendiri juga mengucapkan terimakasih kepada Mariners.  "Saya ingin berterimakasih kepada pemilik klub,  manajemen, staf, para pemain dan penggemar karena telah menerima saya selama di sini.  Saya berharap klub dapat mencapai kesuksesan di musim mendatang," kata Bolt.

Kehadiran Bolt selama delapan pekan bersama klub telah meningkatkan kunjungan penonton ke stadion. Ketika Bolt mencetak dua gol buat klubnya dalam uji coba menghadapi klub amatir, beritanya langsung tersebar ke seluruh dunia.

Namun waktu ternyata terlalu pendek buat Bolt untuk mencapai kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan klub-klub Liga-A. Musim ini telah dimulai Oktober lalu.



Terkini Lainnya


Close Ads X