Kompas.com - 31/10/2018, 21:59 WIB
Valentino Rossi di GP Australia 2018. MOTORSPORT.comValentino Rossi di GP Australia 2018.

KOMPAS.com - Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, siap bangkit di MotoGP Malaysia meski Sirkuit Sepang bukan favorit bagi timnya.

Rossi siap menatap balapan di Sirkuit Sepang, Malaysia, akhir pekan ini, setelah menuai hasil kurang memuaskan di MotoGP Australia.

The Doctor hanya mampu mengakhiri balapan di Sirkuit Phillip Island di urutan keenam.

Meski demikian, Valentino Rossi tetap senang karena rekan satu timnya, Maverick Vinales, berhasil meraih kemenangan.

"Sayangnya di Australia saya kehilangan poin penting untuk kejuaraan dan saya sangat kecewa, tetapi saya senang untuk Maverick dan untuk Yamaha," kata Valentino Rossi dikutip BolaSport.com dari situs Yamaha.

"Sekarang kami harus fokus pada perlombaan ketiga dan terakhir di Asia dan itu akan menjadi penting untuk memiliki akhir pekan yang baik," ucap Rossi.

Baca juga: Valentino Rossi Fokus Hadapi GP Australia

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada musim lalu, Rossi berhasil finis di urutan ketujuh di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Pemegang sembilan gelar juara dunia itu mengakui Sepang merupakan sirkuit yang menyulitkan.

"Kami harus tetap bekerja keras karena kami harus kompetitif pada setiap balapan," ujar Rossi lagi.

"Sepang bukan salah satu trek favorit kami, tetapi kami akan selalu berusaha melakukan yang terbaik untuk mendapatkan hasil terbaik," tuturnya.

Dengan gelar juara dunia sudah menjadi milik Marc Marquez, Rossi saat ini membidik peringkat kedua di klasemen.

Namun, Rossi harus bersaing dengan pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, yang saat ini berada di peringkat kedua klasemen sementara MotoGP 2018 dengan perolehan 210 poin. (Samsul Ngarifin)

Baca juga: Marc Marquez Bisa Kalahkan Rekor Juara Dunia Valentino Rossi



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Olimpiade Tokyo 2020, Deni Belum Beruntung di Kelas 67 Kg

Hasil Olimpiade Tokyo 2020, Deni Belum Beruntung di Kelas 67 Kg

Sports
Angkat Besi Konsisten Sumbang Medali Olimpiade untuk Indonesia

Angkat Besi Konsisten Sumbang Medali Olimpiade untuk Indonesia

Sports
Menang Sulit Lagi di Olimpiade Tokyo 2020, Begini Kata Praveen/Melati

Menang Sulit Lagi di Olimpiade Tokyo 2020, Begini Kata Praveen/Melati

Badminton
Hari Ketiga Olimpiade Tokyo 2020, Tokyo Alami Penurunan Jumlah Kasus Covid-19

Hari Ketiga Olimpiade Tokyo 2020, Tokyo Alami Penurunan Jumlah Kasus Covid-19

Sports
Praveen/Melati Dipastikan Lolos ke Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020

Praveen/Melati Dipastikan Lolos ke Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020

Badminton
Perbedaan Ukuran dan Berat Bola Futsal dengan Sepak Bola

Perbedaan Ukuran dan Berat Bola Futsal dengan Sepak Bola

Sports
Kata-kata Pertama Eko Yuli Usai Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Kata-kata Pertama Eko Yuli Usai Tambah Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Cara Melakukan Gerakan Tolak Peluru Gaya Menyamping

Cara Melakukan Gerakan Tolak Peluru Gaya Menyamping

Sports
Profil Eko Yuli Irawan, Lifter Andalan Indonesia Peraih 4 Medali Olimpiade

Profil Eko Yuli Irawan, Lifter Andalan Indonesia Peraih 4 Medali Olimpiade

Sports
Update Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Naik 2 Tingkat

Update Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Naik 2 Tingkat

Internasional
Komentar Candra Wijaya Soal Tekanan yang Dihadapi Marcus/Kevin di Olimpiade Tokyo

Komentar Candra Wijaya Soal Tekanan yang Dihadapi Marcus/Kevin di Olimpiade Tokyo

Sports
Sejarah! Eko Yuli Irawan Jadi Atlet Indonesia Pertama dengan 4 Medali Olimpiade

Sejarah! Eko Yuli Irawan Jadi Atlet Indonesia Pertama dengan 4 Medali Olimpiade

Sports
Eko Yuli Irawan: Dulu Gembala Kambing, Kini Raih Perak Olimpiade Tokyo dan Ukir Sejarah

Eko Yuli Irawan: Dulu Gembala Kambing, Kini Raih Perak Olimpiade Tokyo dan Ukir Sejarah

Sports
Kejutan Bulu Tangkis Olimpiade, Pasangan Malaysia Peraih Perak di Rio 2016 Gugur

Kejutan Bulu Tangkis Olimpiade, Pasangan Malaysia Peraih Perak di Rio 2016 Gugur

Badminton
Olimpiade Tokyo 2020, Atlet Hongaria Kagum dengan Kualitas Ginting

Olimpiade Tokyo 2020, Atlet Hongaria Kagum dengan Kualitas Ginting

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X