Hadapi Wilder, Fury Minta Dukungan Trump

Kompas.com - 30/10/2018, 01:54 WIB
Juara dunia kelas berat versi WBC asal Amerika Serikat, Deontay Wilder (kiri), dan mantan juara dunia kelas berat dari Inggris, Tyson Fury, dipisahkan promotor Frank Warren pada sesi jumpa pers di London, Inggris, Senin (1/10/2018). DANIEL LEAL-OLIVAS/AFPJuara dunia kelas berat versi WBC asal Amerika Serikat, Deontay Wilder (kiri), dan mantan juara dunia kelas berat dari Inggris, Tyson Fury, dipisahkan promotor Frank Warren pada sesi jumpa pers di London, Inggris, Senin (1/10/2018).

LONDON, Kompas.com - Petinju kelas berat Inggris, Tyson Fury mengundang Presiden AS, Donald Trump untuk mendukunganya saat ia menghadapi petinju AS, Deontay Wilder dalam pertarungan pada 1 Desember mendatang.

Saat ditanya siapa tokoh terkenal yang ingin diundangnya untuk menyaksikan pertarungan menghadapi Wilder, Fury memilih Trump.  "Presiden Trump, saya mengundang anda untuk menyaksikan pertarungan tinju kelas berat dunia terbaik dalam tiga dekade terakhir."

Sebelumnya, Fury mengritik ucapan Wilder yang sesumbar iungin membunuh seseorang di atas ring.  "Bicara seperti itu sangat merendahkan tinju. Saya kira itu komentar yang bodoh."

"Anda ingin membunuh seseorang sebagai rekor? Saya kira tinju adalah olah raga  laki-laki sejati. Biarlah laki-laki terbaik yang menang."

Fury justru memuji gaya bertinju petinju legendaris Mike Tyson yang merupakan petinju favorit ayahnya. "Saya kira Mike Tyson dapat memukul KO saya hanya dalam 30 detik."

Pertarungan Wilder dan Fury akan berlangsung di Staples Center, Los Angeles pada 1 Desember.  Deontay Wilder akan mempertahankan gelar juara dunia tinju kelas berat versi WBC menghadapi Fury yang merupakan mantan juara dunia tinju kelas berat versi  WBA (Super), WBO, IBF, IBO.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X