Kompas.com - 28/10/2018, 00:26 WIB


JAKARTA, Kompas.com -  Pimpinan klub Inter Milan Erick Thohir memilih meletakkan jabatan sebagai presiden klub Liga Serie-A itu agar lebih fokus pada tanggung jawab baru sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN).

Erick yang tercatat sebagai presiden ke-21 klub yang sudah berusia 110 tahun itu menyatakan dirinya melepas jabatan tersebut di rapat umum pemegang saham Inter yang berlangsung di Milan, Jumat (26/10/2018). Posisi yang dipegangnya telah berpindah ke Steven Zhang, anak dari Zhang Jindong, pemilik Suning Group.

Meski Suning Group sejak 2016 sudah mengusai saham Il Nerazzuri sebanyak 69%, tapi posisi Erick yang menjadi presiden klub itu sejak 15 November 2013 itu tetap dipertahankan. Dirinya masih dipercaya oleh Suning Group sebagai presiden selama dua tahun. Meski tak lagi menjadi presiden Inter, Erick masih menguasai 31% saham di klub yang pernah 18 kali menjadi juara Serie-A.

“Terus terang, ini keputusan yang berat. Namun jika dikaitkan dengan komitmen sebagai Ketua TKN, hal ini harus diambil agar saya bisa lebih fokus atas tanggung jawab yang lebih besar di TKN. Dalam berbagai kesempatan, saya menghimbau kepada para caleg dan relawan untuk saling bertanggung jawab dan total. Maka dari itu saya harus menunjukkan,” ucap Erick.

Sejak ditunjuk sebagai Ketua TKN pada 9 September lalu, kesibukan pria yang tercatat sebagai orang Asia pertama yang menjadi Presiden Inter Milan, meningkat pesat. Tak hanya harus mendampingi pasangan capres dan cawapres nomor urut 1, Joko Widodo – Ma’ruf Amin dalam beberapa kunjungan dan kegiatan kampanye, tapi juga harus sering melakukan perjalanan ke berbagai daerah dan bertemu dengan partai politik pendukung, para calon anggota legislatif, dan relawan Jokowi-Ma’ruf Amin untuk konsolidasi demi pemenangan saat Pemilu 2019 mendatang .

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.