Asian Para Games 2018, Menpora Beri Semangat Atlet Catur Indonesia - Kompas.com

Asian Para Games 2018, Menpora Beri Semangat Atlet Catur Indonesia

Kompas.com - 11/10/2018, 15:57 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Imam Nahrawi, bersenda gurau dengan atlet-atlet catur disabilitas Indonesia di Cempaka Putih Sports Hall, Jakarta, Kamis (11/10/2018).Dok. Asian Para Games 2018 Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Imam Nahrawi, bersenda gurau dengan atlet-atlet catur disabilitas Indonesia di Cempaka Putih Sports Hall, Jakarta, Kamis (11/10/2018).

KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, mengunjungi venue cabang olahraga catur Asian Para Games 2018 yang berlokasi di Cempaka Putih Sports Hall, Jakarta, Kamis (11/10/2018).

Menpora memberikan motivasi kepada atlet Indonesia yang berjuang di pesta olahraga se-Asia khusus penyandang disabilitas ini untuk dapat menghasilkan yang terbaik.

"Saya datang tentu untuk menyemangati atlet-atlet catur disabilitas Indonesia karena mereka sudah menyumbangkan banyak mendali," katanya.

Indonesia saat ini berhasil mendulang medali emas sebanyak 23 medali. Enam di antaranya berasal dari cabor catur.

Baca juga: Menpora Pastikan Ada Bonus bagi Miftahul Jannah, Atlet yang Didiskualifikasi

Adapun hasil tersebut diperoleh melalui Hendi Wirawan di kategori standar disabilitas netra (B1) putra nomor perorangan dan beregu bersama Edy Suryanto.

Dua medali lainnya diperoleh melalui Debi Ariesta yang turun di nomor perorangan standar disabilitas netra (B1) putri dan beregu bersama Tati Karhati.

Masih di cabor yang sama, Farta Simanja Nasip menyumbang medali emas di kategori disabilitas daksa nomor perorangan dan beregu bersama Roslinda Br Manurung.

Melihat hasil itu, Menpora menyebut bahwa Indonesia masih memiliki peluang untuk kembali mendulang medali.

Baca juga: Menpora: Semoga Perjuangan Atlet Jadi Obat untuk Korban Gempa dan Tsunami

"Terlebih masih ada peluang lain memenangi medali untuk mereka maksimalkan," ucapnya.

Kesempatan itu juga dimanfaatkan atlet-atlet Indonesia untuk meminta keringanan soal bonus menjadi pegawai negeri sipil (PNS) jika berhasil menyumbangkan medali emas lantaran usia sebagian dari mereka sudah melewati syarat menjadi PNS.



Close Ads X