Kisah Kelam Atlet Malaysia yang Kakinya Dipotong Pejudi - Kompas.com

Kisah Kelam Atlet Malaysia yang Kakinya Dipotong Pejudi

Kompas.com - 11/10/2018, 15:53 WIB
Krisana Sriujun, atlet anggar kursi roda Malaysia di Asian Para Games 2018.asianparagames2018.id Krisana Sriujun, atlet anggar kursi roda Malaysia di Asian Para Games 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com - Atlet anggar kursi roda asal Malaysia yang turun di Asian Para Games 2018, Krisana Sriujun, memiliki sejarah kelam dalam hidupnya. Ada kisah pilu di balik status disabilitas yang kini disandangnya.

Dahulu, Krisana merupakan petinju jalanan yang dekat dengan para penjudi. Tragedi mencekam pernah dialaminya saat berusia 16 tahun lantaran tak mau tunduk kepada penjudi untuk mengalah.

"Kepala saya pernah tertembak. Kemudian, karena tak mau tunduk untuk kalah, maka kaki saya dipotong. Beruntung Allah masih sayang kepada saya,” kata Krisana dikutip dari asianparagames2018.id, Kamis (11/10/2018).

Baca juga: Kisah Peraih Emas Korsel yang Jadi Atlet Setelah Alami Kecelakaan

Krisana sebenarnya berasal dari Thailand dan lahir di Khon Kaen. Namun, pada usia tiga tahun, ia diadopsi sepasang suami istri asal Kedah. Krisana memiliki nama melayu Azmi Bin Abu Hassan.

"Ibu kandung saya adalah seorang Thailand yang bekerja di Singapura. Sehabis melahirkan saya di Thailand, ia melakukan perjalanan ke Singapura lagi. Setibanya di Malaysia, saya diadopsi orang tua angkat saya,” ujar Krisana.

Baca juga: Debi, Peraih Emas yang Sempat Frustrasi dan Ingin Bunuh Diri

Krisana mulai terlibat dalam olahraga penyandang disabilitas sebagai atlet lempar lembing pada usia 23 tahun.

Sejak dua bulan lalu, Krisana mulai menggeluti anggar kursi roda. Saat itu, tim Malaysia sedang mencari atlet anggar kursi roda kategori A yang akan diturunkan pada Asian Para Games 2018.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X