Menpora Pastikan Ada Bonus bagi Miftahul Jannah, Atlet yang Didiskualifikasi - Kompas.com

Menpora Pastikan Ada Bonus bagi Miftahul Jannah, Atlet yang Didiskualifikasi

Kompas.com - 09/10/2018, 16:13 WIB
Menpora Imam Nahrawi mendampingi atlet para judo Indonesia, Miftahul Jannah dalam sebuah konferensi pers yang digelar di GBK Arena, Jakarta, Selasa (9/10/2018).Kompas.com/Alsadad Rudi Menpora Imam Nahrawi mendampingi atlet para judo Indonesia, Miftahul Jannah dalam sebuah konferensi pers yang digelar di GBK Arena, Jakarta, Selasa (9/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memastikan pemerintah akan tetap memberikan bonus untuk Miftahul Jannah. Bonus tersebut merupakan apresiasi terhadap atlet walaupun tak mendapat medali.

Miftahul adalah atlet para judo Indonesia yang didiskualifikasi dari nomor -52 kg kategori low vision Asian Para Games 2018 yang digelar di JIEXPO Kemayoran, Senin (8/10/2018).

Dia didiskualifikasi karena enggan menerima aturan larangan mengenakan jilbab saat bertanding.

"Pemerintah akan tetap memberikan bonus khusus kepada semua atlet seperti yang sudah dilakukan di Asian Games," kata Nahrawi saat mendampingi Miftahul dalam sebuah konferensi pers di GBK Arena, Jakarta, Senin (9/10/2018).

Baca juga: Indonesia Minta Federasi Judo Dunia Ubah Regulasi soal Jilbab

Atlet para judo Indonesia, Miftahul Jannah, saat menghadiri sebuah konferensi pers di GBK Arena, Jakarta, Selasa (9/10/2018). Miftahul adalah atlet yang didiskualifikasi karena menolak melepas jilbabnya di pertandingan.Kompas.com/Alsadad Rudi Atlet para judo Indonesia, Miftahul Jannah, saat menghadiri sebuah konferensi pers di GBK Arena, Jakarta, Selasa (9/10/2018). Miftahul adalah atlet yang didiskualifikasi karena menolak melepas jilbabnya di pertandingan.

Pada kesempatan tersebut, Menpora sempat menanyakan Miftah, sapaan Miftahul, mengenai apa yang ingin dimintanya ke pemerintah.

Namun, Miftah enggan menjawab dan memilih menyerahkannya kepada keputusan pemerintah. Akhirnya, Menpora pun mendoakan agar Miftah tetap bisa terus menjadi perempuan salihah yang kuat dalam menjalankan prinsipnya.

"Saya mendoakan agar Miftah kelak mendapat lelaki yang saleh, yang kuat mengawal Miftah menuju prestasi tertingginya, apalagi Miftah bercita-cita tidak akan pernah berhenti menjadi atlet," ucap Menpora.

Di luar bonus dari pemerintah yang akan diterimanya, Miftahul sebenarnya juga sudah mendapat tawaran umrah dari beberapa pihak. Perempuan asal Aceh itu pun mensyukurinya. Dia menganggap hadiah tawaran umrah sudah seperti raihan emas baginya.

Baca juga: Didiskualifikasi karena soal Jilbab, Miftahul Jannah Tak Menyesal

"Terima kasih untuk beliau yang sudah memberikan Miftah tiket umrah. Itu sudah membuat Miftah senang dan di luar dugaan," ucap Miftah.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X