Kompas.com - 07/10/2018, 21:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Tim panahan Indonesia memasang target meraih perunggu di Asian Para Games 2018. Target tersebut dianggap realistis.

Selama ini, tim panahan Indonesia belum pernah meraih medali di kancah Asian Para Games. Mereka hanya mampu berbicara di level ASEAN Para Games. Karena itu, event Asian Para Games kali ini dianggap momen yang tepat untuk "pecah telur" di level Asia.

"Mudah-mudahan di Asian Para Games 2018 ini ada sejarah baru dengan meraih medali, minimal perunggu," kata Kepala Pelatih Panahan Indonesia Tri Sugeng Purwanto di sela-sela pertandingan Panahan di arena Panahan Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (7/10/2018).

Kontingen panahan Indonesia menurunkan 12 atlet, terdiri atas 7 putra dan 5 putri. Tim putra terdiri dari Muhamad Ali, Abdul Hamid, Muklis, Suranto Mulyono, Muhammad Nurhadi, Umar dan Yanatar. Sedangkan di tim putri ada Irmawati, Jarwati, Ijah Khodijah, Ninik Umardyani dan Tutik Yumiati.

Baca juga: Asian Para Games 2018, Nyalakan Semangat Kesetaraan

Venue cabang olahraga panahan Asian Para Games 2018 di kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta difoto pada Jumat, 5 Oktober 2018. INAPGOC / TJP Images / Agoes Rudianto Venue cabang olahraga panahan Asian Para Games 2018 di kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta difoto pada Jumat, 5 Oktober 2018.

Atlet-atlet Indonesia akan turun di enam dari sembilan nomor yang dipertandingkan.

Sebanyak 21 negara terdaftar mengikuti cabang olahraga ini. Korea Selatan, negara yang memiliki tradisi kuat dalam prestasi olahraga panahan, mengirimkan kontingen terbanyak di cabang olahraga panahan ini dengan 15 atlet.

Menurut Tri, selain Korsel, negara lain yang menjadi saingan terberat Indonesia adalah Iran, China dan Jepang. Sedangkan dari kawasan Asia Tenggara ada Thailand dan Malaysia.

"Di Pelatnas kami sebenarnya menyiapkan 14 atlet. Namun, yang ikut tim inti dan bermain di APG 2018 ini hanya 12," ucap Sugeng.

Hari pertama lomba cabang olahraga panahan mempertandingkan babak kualifikasi nomor recurve open perorangan putra dan putri, serta babak kualifikasi nomor compound open perorangan putra dan putri.

Baca juga: Demi Dapat Emas Asian Para Games, Ni Nengah Turun Kelas

Babak kualifikasi dilakukan untuk menentukan posisi drawing ke babak utama. Setiap negara hanya meloloskan maksimal dua atlet terbaiknya untuk bertanding di babak utama dengan format sistem gugur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Brasil Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2022 Usai Tulis Sejarah Baru

Brasil Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2022 Usai Tulis Sejarah Baru

Internasional
Hasil 16 Besar Piala Dunia 2022: Korea Selatan Takluk 1-4, Wakil Asia Habis

Hasil 16 Besar Piala Dunia 2022: Korea Selatan Takluk 1-4, Wakil Asia Habis

Internasional
Hasil Brasil Vs Korea Selatan 4-1: Disaksikan Para Legenda, Selecao Tembus 8 Besar

Hasil Brasil Vs Korea Selatan 4-1: Disaksikan Para Legenda, Selecao Tembus 8 Besar

Internasional
Brasil Vs Korea Selatan: Tendangan Roket Seung-ho Getarkan Gawang Alisson

Brasil Vs Korea Selatan: Tendangan Roket Seung-ho Getarkan Gawang Alisson

Internasional
HT Brasil Vs Korea Selatan: Neymar dkk Menari, Tim Samba Memimpin 4-0

HT Brasil Vs Korea Selatan: Neymar dkk Menari, Tim Samba Memimpin 4-0

Internasional
Jepang Vs Kroasia, Modric dkk Jaga Rekor 100 Persen Menang Adu Penalti

Jepang Vs Kroasia, Modric dkk Jaga Rekor 100 Persen Menang Adu Penalti

Internasional
Brasil Vs Korea Selatan: Tim Samba Cetak 2 Gol dalam 13 menit

Brasil Vs Korea Selatan: Tim Samba Cetak 2 Gol dalam 13 menit

Internasional
Kritik terhadap Pemain Jepang: Seperti Tak Pernah Menendang Penalti!

Kritik terhadap Pemain Jepang: Seperti Tak Pernah Menendang Penalti!

Internasional
Susunan Pemain Brasil Vs Korea Selatan di 16 Besar Piala Dunia 2022: Neymar Starter!

Susunan Pemain Brasil Vs Korea Selatan di 16 Besar Piala Dunia 2022: Neymar Starter!

Sports
Profil Dominik Livakovic: Kiper Pahlawan Kroasia ke Perempat Final Piala Dunia 2022

Profil Dominik Livakovic: Kiper Pahlawan Kroasia ke Perempat Final Piala Dunia 2022

Sports
Hasil Jepang Vs Kroasia: Kutukan! Samurai Biru Gugur Usai Kalah Adu Penalti

Hasil Jepang Vs Kroasia: Kutukan! Samurai Biru Gugur Usai Kalah Adu Penalti

Internasional
Hasil Jepang Vs Kroasia 1-1, Modric Keluar, Laga Ditentukan Lewat Adu Penalti

Hasil Jepang Vs Kroasia 1-1, Modric Keluar, Laga Ditentukan Lewat Adu Penalti

Internasional
Link Live Streaming Brasil Vs Korea Selatan di Piala Dunia 2022, Kickoff 02.00 WIB

Link Live Streaming Brasil Vs Korea Selatan di Piala Dunia 2022, Kickoff 02.00 WIB

Sports
Hasil Jepang Vs Kroasia 1-1: Perisic Cetak Gol, Laga ke Extra Time

Hasil Jepang Vs Kroasia 1-1: Perisic Cetak Gol, Laga ke Extra Time

Internasional
Profil Daizen Maeda, Pencetak Gol pada Laga Jepang Vs Kroasia

Profil Daizen Maeda, Pencetak Gol pada Laga Jepang Vs Kroasia

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.