Asian Para Games 2018, Target Podium Ketiga dari Balap Kursi Roda

Kompas.com - 30/09/2018, 16:43 WIB
Doni Yulianto menunjukkan medali yang diperoleh di Asean Para Games Malaysia Jumat (22/12/2017).
Tribun Jateng/Lita FebrianiDoni Yulianto menunjukkan medali yang diperoleh di Asean Para Games Malaysia Jumat (22/12/2017).
Penulis Arin Nabila
|

SOLO, KOMPAS.com - Atlet balap kursi roda Indonesia, Doni Yulianto, menargetkan menduduki podium ketiga untuk meraih medali perunggu di Asian Para Games 2018.

Doni berhasil meraih medali emas untuk Indonesia di Asean Para Games 2017 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia.

Meski demikian, Doni mengakui persaingan di Asian Para Games tahun ini bakal lebih sengit. Atlet balap kursi roda dari negara-negara Asia Timur seperti Cina, Korea, Jepang akan menjadi lawan terberatnya nanti.

Doni juga mengakui Thailand yang saat ini terbaik di Asia Tenggara juga akan mempersengit persaingan.

"Yang kuat itu Asia Timur seperti Cina, Korea, dan Jepang. Soalnya, juara dunianya balap kursi roda dari Asia semua," tutur Doni.

Baca juga: Inapgoc: Indonesia Siap Selenggarakan Asian Para Games 2018

"Di Asia Tenggara yang paling bagus Thailand kKarena mereka mengenal alat ini sudah lebih dulu dari Indonesia," tambah Doni.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Doni akan turun pada nomor 800, 1.500, dan 5.000 meter di Asian Para Games 2018 yang digelar di Jakarta, 6 hingga 13 Oktober nanti.

Melihat ketatnya persaingan, Doni hanya berani menargetkan perolehan medali perunggu di kejuaraan multievent terbesar untuk paralympian Asia ini.

"Target naik podium, minimal juara 3," ujar Doni.

Doni telah menjalani pemusatan latihan untuk persiapan Asian Para Games di Solo sejak 10 bulan terakhir. Selain menempa stamina dan kondisi fisik, dia juga menjalani latihan di lintasan untuk mencatatkan waktu terbaik.

Baca juga: Dua Kali Cedera Kaki, Langkah Hary Susanto Tak Terhenti

"Dari bulan ketiga sampai bulan kedelapan, saya latihan beban. Sekarang, saya tinggal latihan di track," ujar Doni.

Meski pelatnas baru dimulai Januari lalu, Doni mengaku persiapannya menuju Asian Para Games 2018 telah dimulai setelah dirinya menyabet medali emas Asean Para Games 2017.

"Setelah Asean Para Games 2017, bulan Oktober sampai Desember itu belum pelatnas, saya latihan terus di track. Saya joging 10 hingga 15 kilometer. Sekitar 25 hingga 30 kali putaran tiap kali latihan." Doni menambahkan.

Persiapan fisik seperti latihan beban juga dilakukan Doni untuk meningkatkan kekuatan tangan, pinggang, serta perutnya.

"Bulan Januari mulai masuk pelatnas untuk persiapan umum. Di tengah persiapan umum itu ada latihan beban. Latihannya tiga kali sepekan," ucap Doni.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cocoklogi Dahsyat Nan Receh di Serie A dan Premier League Pekan Ini

Cocoklogi Dahsyat Nan Receh di Serie A dan Premier League Pekan Ini

Sports
Perjalanan Marcus/Kevin ke Final BWF World Tour Finals, Dua Kali Libas Juara Olimpiade!

Perjalanan Marcus/Kevin ke Final BWF World Tour Finals, Dua Kali Libas Juara Olimpiade!

Badminton
Piala AFF 2020: Shin Tae-yong Mengaku Grup B Sulit bagi Timnas Indonesia, tetapi...

Piala AFF 2020: Shin Tae-yong Mengaku Grup B Sulit bagi Timnas Indonesia, tetapi...

Liga Indonesia
Arema FC Vs Bali United, Fakta Menarik Singo Edan Vs Serdadu Tridatu

Arema FC Vs Bali United, Fakta Menarik Singo Edan Vs Serdadu Tridatu

Liga Indonesia
Jadwal Piala AFF 2020: Thailand Main Hari Ini, Kapan Timnas Indonesia?

Jadwal Piala AFF 2020: Thailand Main Hari Ini, Kapan Timnas Indonesia?

Liga Indonesia
Bali United Siap Cegah Arema FC Cetak Rekor Baru di Liga 1 2021-2022

Bali United Siap Cegah Arema FC Cetak Rekor Baru di Liga 1 2021-2022

Liga Indonesia
Takefusa Kubo: Si Pemuda Pemberani, Siap Bantu Real Madrid dengan Senang Hati

Takefusa Kubo: Si Pemuda Pemberani, Siap Bantu Real Madrid dengan Senang Hati

Sports
Atletico Madrid Vs Mallorca: Gol Takefusa Kubo Benamkan ATM, Bantu Real Madrid Kokoh di Puncak

Atletico Madrid Vs Mallorca: Gol Takefusa Kubo Benamkan ATM, Bantu Real Madrid Kokoh di Puncak

Liga Spanyol
Link Live Streaming BWF World Tour Finals, Marcus/Kevin Selangkah Lagi Juara!

Link Live Streaming BWF World Tour Finals, Marcus/Kevin Selangkah Lagi Juara!

Badminton
Hal yang Membuat Peserta Lari Estafet Didiskualifikasi

Hal yang Membuat Peserta Lari Estafet Didiskualifikasi

Sports
BWF World Tour Finals: Head-to-Head Marcus/Kevin Vs Hoki/Kobayashi, Minions Dominan

BWF World Tour Finals: Head-to-Head Marcus/Kevin Vs Hoki/Kobayashi, Minions Dominan

Badminton
Jadwal Liga 1 Hari Ini, Big Match Arema FC Vs Bali United

Jadwal Liga 1 Hari Ini, Big Match Arema FC Vs Bali United

Liga Indonesia
Link Live Streaming BWF World Tour Finals, Trilogi Marcus/Kevin Vs Hoki/Kobayashi di Partai Puncak

Link Live Streaming BWF World Tour Finals, Trilogi Marcus/Kevin Vs Hoki/Kobayashi di Partai Puncak

Badminton
Profil Remo Freuler, 'Iceman' Lini Tengah Atalanta

Profil Remo Freuler, "Iceman" Lini Tengah Atalanta

Sports
Jadwal Liga Inggris Hari Ini, Debut Ralf Rangnick pukul 21.00 WIB

Jadwal Liga Inggris Hari Ini, Debut Ralf Rangnick pukul 21.00 WIB

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.