Kompas.com - 30/09/2018, 15:54 WIB
Atlet para badminton Indonesia, Hari Susanto, akan turun di nomor tunggal dan ganda di Asian Para Games 2018. Hari menjadi salah satu tumpuan medali emas Indonesia. kompas.comAtlet para badminton Indonesia, Hari Susanto, akan turun di nomor tunggal dan ganda di Asian Para Games 2018. Hari menjadi salah satu tumpuan medali emas Indonesia.

SOLO, KOMPAS.com - Usia yang tidak lagi muda serta cedera di kedua kakinya tidak menyurutkan perjuangan Hary Susanto untuk membela Indonesia di Asian Para Games 2018.

Hary mengalami kecelakaan yang membuat kakinya terluka parah pada 1997. Akibat kecelakaan itu, kaki kanan Hary tidak bisa lagi berfungsi normal.

"Saat itu, saya masih kuliah. Saya naik sepeda motor dibonceng seorang teman lalu kami tertabrak mobil pick up," tutur atlet para badminton Indonesia itu saat berbincang dengan Kompas.com seusai latihan di GOR Sritex Arena, Solo, Jumat (30/9/2018).

"Tulang sendi di paha saya remuk. Saya sempat tidak bisa berjalan, tapi kemudian berlatih sedikit demi sedikit dengan menggunakan kruk," ujar Hary mengenang perjuangannya pulih dari kecelakaan.

Sebelum mengalami kecelakaan itu, Hary memang telah rutin bermain bulu tangkis. Namun, dia hanya bermain untuk menyalurkan hobi.

Baca Juga: Jelang Asian Para Games 2018 - Menteri Sosial: Venue Pertandingan Harus Ramah bagi Penyandang Disablitas

Tidak disangka, hobi itu justru mendatangkan prestasi tinggi. Dia mulai kembali belajar bermain bulu tangkis secara serius setelah kecelakaan. Harry kemudian kerap mengikuti berbagai kejuaraan bulu tangkis khusus atlet berkebutuhan khusus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Prestasi demi prestasi berhasil diukir Hary. Kini, dia menduduki peringkat pertama dunia untuk nomor ganda putra kelas SL 3 dan SL 4 bersama pasangannya, Ukun Rukaendi, di BWF Para Badminton World Ranking.

Bersama Leani Ratri Oktila, Hary juga menempati peringkat pertama dunia untuk nomor ganda campuran kelas SL3-SL 5.

Hary menyumbangkan satu medali emas untuk Indonesia di Asian Games 2014, Incheon, Korea Selatan. 

Baca Juga:Jelang Asian Para Games 2018 - Pengunjung Difabel Komentari Fasilitas di Istora Senaya

Sayangnya, cedera kembali menimpa Hary pada 2015 lalu. Otot kaki sebelah kirinya sobek saat latihan mempersiapkan penampilan Asean Para Games 2015. Akibatnya, dia harus menjalani operasi dan batal mengikuti kejuaraan dunia para badminton di Solo tahun itu.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Wakil Indonesia di BWF World Tour Finals: Ada Minions, Greysia/Apriyani via Jalur 'Spesial'

Daftar Wakil Indonesia di BWF World Tour Finals: Ada Minions, Greysia/Apriyani via Jalur "Spesial"

Badminton
Borneo FC Vs Persija: Kado Kemenangan untuk Ulang Tahun Ke-93 Macan

Borneo FC Vs Persija: Kado Kemenangan untuk Ulang Tahun Ke-93 Macan

Liga Indonesia
Apa yang Dimaksud dengan Jump Ball dalam Bola Basket?

Apa yang Dimaksud dengan Jump Ball dalam Bola Basket?

Sports
Carrick Nilai Man United Main Bagus Lawan Chelsea, Roy Keane Bilang Konyol

Carrick Nilai Man United Main Bagus Lawan Chelsea, Roy Keane Bilang Konyol

Liga Inggris
Buffon Si Superman Beraksi Setop Penalti, lalu Komentari Juventus dan Allegri

Buffon Si Superman Beraksi Setop Penalti, lalu Komentari Juventus dan Allegri

Liga Italia
Timnas Indonesia Libas Antalyaspor, Shin Tae-yong Sebut Garuda Berkembang

Timnas Indonesia Libas Antalyaspor, Shin Tae-yong Sebut Garuda Berkembang

Liga Indonesia
Profil Jorginho, Spesialis Tendangan Penalti Chelsea

Profil Jorginho, Spesialis Tendangan Penalti Chelsea

Sports
Kalah Beruntun, Bobol 7 Gol, dan Hujan Blunder: AC Milan Mulai Habis 'Bensin'?

Kalah Beruntun, Bobol 7 Gol, dan Hujan Blunder: AC Milan Mulai Habis "Bensin"?

Liga Italia
Robert soal Persib Kalah dari Arema: Mengecewakan, Sangat Mengecewakan

Robert soal Persib Kalah dari Arema: Mengecewakan, Sangat Mengecewakan

Liga Indonesia
Top Skor Liga Inggris: Mo Salah Teratas, Ronaldo Buntu Sejajar Bek Chelsea

Top Skor Liga Inggris: Mo Salah Teratas, Ronaldo Buntu Sejajar Bek Chelsea

Liga Inggris
Cedera Engkel, Neymar Nyatakan Semangat Kebangkitan

Cedera Engkel, Neymar Nyatakan Semangat Kebangkitan

Liga Lain
Klasemen Liga Italia: Napoli Jauhi AC Milan, Mourinho Menang Lagi, Juventus...

Klasemen Liga Italia: Napoli Jauhi AC Milan, Mourinho Menang Lagi, Juventus...

Liga Italia
Blunder Jorginho Bikin Chelsea Dibobol Man United, Tuchel Salahkan Lampu Stadion

Blunder Jorginho Bikin Chelsea Dibobol Man United, Tuchel Salahkan Lampu Stadion

Liga Inggris
Borobudur Marathon 2021: 68 Tahun, 2 Kali Kena Covid-19, Finis 21 Km

Borobudur Marathon 2021: 68 Tahun, 2 Kali Kena Covid-19, Finis 21 Km

Sports
Klasemen Liga Spanyol: Real Madrid Berkuasa, Atletico Kedua, Barca...

Klasemen Liga Spanyol: Real Madrid Berkuasa, Atletico Kedua, Barca...

Liga Spanyol
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.