Kompas.com - 29/09/2018, 08:30 WIB
Petarung asal Indonesia Priscilla Hertati Lumban Gaol (kiri) saat bertarung melawan Petarung Filipina Jomary Torres di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu (22/9/2018). Priscilla Hertati Lumban Gaol berhasil mengalahkan Jomary Torres. KOMPAS.COM/MAULANA MAHARDHIKAPetarung asal Indonesia Priscilla Hertati Lumban Gaol (kiri) saat bertarung melawan Petarung Filipina Jomary Torres di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu (22/9/2018). Priscilla Hertati Lumban Gaol berhasil mengalahkan Jomary Torres.

KOMPAS.com - Setelah mengalahkan Jomary Torres (Filipina) pada pertarungan kelas atom (atomweight) ONE: Conquest Of Heroes pekan lalu, Priscilla Hertati Lumban Gaol belum merasa puas.

Petarung wanita asal Indonesia itu sudah menetapkan target baru untuk laga berikutnya.

Baca juga: ONE: Conquest Of Heroes, Joshua Pacio Rebut Gelar Juara Strawweight

Ia hanya beristirahat sejenak sebelum melanjutkan program pelatihan di SIAM Training Camp, demi memperbaiki kekurangnnya.

"Dalam pertarungan terakhir, saya masih merasa ragu dan tidak tampil all out," kata Thathie, sapaan akrabnya.

Thathie mengaku masih harus meningkatkan kemampuannya dengan mempertajam keahlian bergulat.

Pasalnya, Thathie sempat merasakan beberapa kuncian dari lawannya, dan perlawanan itu membuatnya terkejut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Petarung asal Indonesia Priscilla Hertati Lumban Gaol saat memeluk petarung Filipina Jomary Torres di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu (22/9/2018). Priscilla Hertati Lumban Gaol berhasil mengalahkan Jomary Torres.MAULANA MAHARDHIKA Petarung asal Indonesia Priscilla Hertati Lumban Gaol saat memeluk petarung Filipina Jomary Torres di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu (22/9/2018). Priscilla Hertati Lumban Gaol berhasil mengalahkan Jomary Torres.

“Saya terkejut ketika dia (Torres) mengajak saya bergulat, karena saya mengandalkan serangan. Saya harus menggunakan kombinasi serangan lutut untuk bebas saat itu,” tutur Thathie.

Thathie berusaha membalas serangan Torres dengan kuncian guillotine, tetapi tidak terlalu sukses dan ronde berakhir tanpa hasil yang memuaskan.

Pada saat itulah pelatihnya memberinya beberapa saran untuk menggunakan cara lain, yakni melayangkan tendangan yang kuat.

Atlet bela diri kelahiran Jakarta itu pun mengeksekusi instruksi pelatihnya dengan sempurna.

Ia berhasil mempertahankan posisinya dan menguras stamina Torres, meski beberapa kali gagal menjatuhkannya. Pada akhir ronde kedua, Torres terlihat pincang.

Baca juga: Tyson Berkunjung ke Mumbai, India

Saat pertarungan memasuki ronde terakhir, Thathie telah memprediksi upaya Torres untuk menjatuhkannya.

Thathie yang sudah bisa membaca strategi Torres pun berhasil mendominasi pertarungan. Dengan serangan yang kuat, ia menyerang Torres dengan lutut, serta melepaskan pukulan keras dan tendangan-tendangan rendah.

Pada akhir pertarungan, Thathie menerima keputusan yang baik dari tiga juri. Kini, dia mengemas rekor baru 4-3.

Dalam kariernya di ajang ONE Championship, Thathie memang bercita-cita mendapatkan sabuk juara.

Perjuangan keras tanpa mengeluh terus dilakukannya guna meraih lebih banyak kemenangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.