PB Djarum Pastikan Gelar Tunggal Remaja Putri - Kompas.com

PB Djarum Pastikan Gelar Tunggal Remaja Putri

Kompas.com - 14/09/2018, 17:43 WIB
kedua wakilnya yang berlaga di semifinal sore tadi, Jumat (14/9) yang berlangsung di Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Jakarta Utara, yaitu Nurani Ratu Azzahra dan Aisyah Sativa Fatetani mampu menundukan lawan-lawannya yang sama-sama merupakan wakil dari PB Mutiara Cardinal Bandung.
Djarum SIrnas kedua wakilnya yang berlaga di semifinal sore tadi, Jumat (14/9) yang berlangsung di Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Jakarta Utara, yaitu Nurani Ratu Azzahra dan Aisyah Sativa Fatetani mampu menundukan lawan-lawannya yang sama-sama merupakan wakil dari PB Mutiara Cardinal Bandung.

JAKARTA, Kompas.com - Gelar juara tunggal remaja putri pada ajang Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Premier Li Ning Jakarta Open 2018 dipastikan bakal menjadi milik PB Djarum Kudus.

Pasalnya, kedua wakilnya yang berlaga di semifinal sore tadi, Jumat (14/9) yang berlangsung di Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Jakarta Utara, yaitu Nurani Ratu Azzahra dan Aisyah Sativa Fatetani mampu menundukan lawan-lawannya yang sama-sama merupakan wakil dari PB Mutira Cardinal Bandung.

Kemenangan pertama diraih oleh Nurani. Menghadapi Saifi Rizka Nurhidayah, meskipun menang 21-17 di game pertama, namun tak mudah bagi Nurani untuk memastikan kemenangannya di game kedua. Pasalnya, Nurani harus berjuang lebih dulu untuk mengejar ketertinggalan 15-19 atas lawannya itu. Dengan modal sabar dan yakin, akhirnya Nurani berhasil mengunci angka lawan dan mampu meraih enam angka secara beruntun sampai akhirnya memastikan kemenangannya tersebut dengan keunggulan 21-19 pada game kedua.

“Kunci kemenangan hari ini karena saya mainnya gak beban, soalnya tahun ini sudah kalah dua kali dari lawan, jadi tadi nothing to lose saja. Terus di game kedua pada saat ketinggalan, saya mencoba untuk tidak ikut pola permainan lawan yang cepat. Jadi saya mencoba bermain lambat saja agar lawan tidak enak dengan pola permainan  saya, dan akhirnya berhasil,” tutur Nurani.

Sementara itu, Aisyah sendiri lolos ke partai puncak setelah berhasil menundukan Gina Revina Aristy. Berbeda dengan Nurani, Aisyah harus bersusah payah dengan bermain tiga game untuk bisa menyusulnya ke final. Dalam waktu 60 menit, kemenangan pun dipastikan Aisyah dengan 21-18, 11-21, dan 21-14.

“Tadi mainnya game pertama sudah benar mainnya ngontrol duluan. Terus di game kedua aku lambat dan lawan malah nyepetin, karena kalau bermain cepat lawan jadi enak. Game ketiga pikirannya yang penting masuk dulu saja, dari situ tahan-tahan dan lawan banyak mati sendiri.

Dengan demikian, Nurani dan Aisyah di partai final besok, Sabtu (15/9) sama-sama akan berjuang untuk bisa mendapatkan tahta tertinggi juara di Djarum Sirnas seri kelima tahun ini.

“Besok ketemu teman sendiri tetap fokus, jaga istirahat, dan jaga pola makan. Yang pasti saya harus optimis,” tutur Nurani yang merupakan juara Walikota Surabaya International Open 2018 itu.

“Main enjoy saja, dan semangat ketemu temen sendiri. Semoga kali ini bisa meraih gelar untuk kedua kalinya di tahun 2018.” Jelas Aisyah yang merupakan juara di Pembangunan Jaya Junior Grand Prix 2018.



Close Ads X