Kompas.com - 24/08/2018, 21:37 WIB
Pemain bulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting cedera saat bertanding melawan pemain tunggal putra China Shi Yuqi pada pertandingan final beregu putra Asian Games 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (22/8/2018). KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOPemain bulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting cedera saat bertanding melawan pemain tunggal putra China Shi Yuqi pada pertandingan final beregu putra Asian Games 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (22/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, memilih untuk bersikap cuek mengenai tanggapan negatif masyarakat terkait dirinya di dunia maya.

Selain itu, Anthony Sinisuka Ginting lebih memilih untuk fokus ke pertandingan selanjutnya.

"Memangnya omong apa? Saya belum baca tuh," ujar Anthony kepada awak media yang menanyainya soal respons negatif netizen.

"Ya, apa pun komentarnya, lebih baik saya biarkan saja. Untuk apa juga diurus?" ujar Anthony.

Baca juga: Bulu Tangkis Asian Games 2018 - Kalahkan Unggulan Pertama, Jonatan Christie Ogah Jemawa

Sebelumnya, pada laga final beregu Asian Games 2018 antara Indonesia melawan China, Rabu (22/8/2018), Anthony kalah retired dari Shi Yuqi karena mengalami kram di bagian kaki kirinya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Memang ada yang menanggapi dengan komentar negatif mengenai hasil itu, khususnya di media sosial. Namun, tak sedikit pula menaruh simpati terhadap perjuangan Anthony.

Bahkan, dukungan untuk Anthony Sinisuka Ginting dari para penonton di Istora Senayan pada cabang bulu tangkis perorangan tetap bergema.

Berdasarkan pantauan BolaSport.com, saat Anthony melawan Mehran Shahbazi (Iran) pada laga 32 besar perorangan, Jumat (24/8/2018), para suporter menyerukan kalimat "Ayo, Ginting" sepanjang pertandingan.

Baca juga: Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2018 - Jonatan Christie Balaskan Kekalahan Anthony Ginting untuk Lolos ke Babak Kedua

Dukungan para suporter di Istora pun diakui Anthony menjadi suntikan motivasi.

Terbukti, Anthony akhirnya memenangi pertandingan itu dengan kedudukan 21-9, 21-8.

Pada laga berikutnya, Anthony akan menghadapi pemain papan atas dunia asal Jepang, Kento Momota.

Momota merupakan pemain yang berhasil mengalahkan Anthony pada laga semifinal beregu putra Asian Games 2018.

Baca tentang


Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.