Kompas.com - 22/08/2018, 16:43 WIB
Tim putri Jepang berpose di podium seusai memastikan diri sebagai juara Piala Uber 2018 dengan mengalahkan Thailand, 3-0 pada babak final yang berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Sabtu (26/5/2018). ROMEO GACAD/AFPTim putri Jepang berpose di podium seusai memastikan diri sebagai juara Piala Uber 2018 dengan mengalahkan Thailand, 3-0 pada babak final yang berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Sabtu (26/5/2018).

KOMPAS.com - Pemenang Piala Uber 2018, Jepang, kembali menunjukkan dominasi mereka dalam sektor bulu tangkis beregu putri saat tampil pada Asian Games 2018. Kali ini tim Jepang mengalahkan China untuk memastikan medali emas.

Dalam pertandingan final yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (22/8/2018), tim putri Jepang menang dengan skor 3-1.

Jepang sempat tertinggal setelah tunggal pertama mereka, Akane Yamaguchi, takluk dari Chen Yufei 15-21, 12-21. Namun tiga partai selanjutnya, Negeri Matahari Terbit ini meraih kemenangan.

(Baca Juga: Hasil Drawing Bulu Tangkis Tunggal Putra Asian Games 2018 - 2 Wakil Indonesia Alami Nasib Berbeda)

Ganda putri nomor satu dunia, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota, mengawali kisah kesuksesan Jepang. Bertemu dengan Chen Qingchen/Jia Yifan, finalis Kejuaraan Dunia tersebut menang dua gim langsung dengan skor 21-12, 21-17.

Setelah itu, giliran Nozomi Okuhara yang membawa Jepang unggul 2-1. Melalui perjuangan ekstra keras selama 1 jam 18 menit, dia menuntaskan perlawanan pemain muda He Bingjao dengan skor 21-16, 19-21, 21-15.

Ganda kedua Jepang, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi, memastikan negaranya menyabet emas nomor beregu. Tampil pada partai keempat, Matsutomo/Takahashi menang 21-16, 21-11 atas Huang Dongping/Zheng Yu.

Hasil ini membuat tim putri Jepang mengulangi sejarah 48 tahun silam.

Raihan medali emas Asian Games dari nomor beregu putri menjadi yang pertama bagi Jepang setelah terakhir kali meraihnya 48 tahun lalu pada Asian Games 1970. Secara keseluruhan, Jepang sudah tiga kali menyabet emas nomor beregu putri karena juara pada Asian Games 1966, 1970 dan 2018. (Ardhianto Wahyu Indraputra)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.