Tim Basket Filipina Batal Diperkuat Pemain NBA

Kompas.com - 13/08/2018, 20:13 WIB
Jordan Clarkson Jordan Clarkson


MANILA, Kompas.com - Keinginan tim bola basket Filipina untuk bisa diperkuat pemain Cleveland Cavaliers Jordan Clarkson di ajang Asian Games 2018 gagal karena pihak NBA menolak memberi ijin.

Clarkson yang memperkuat Cavs saat final NBA 2017-2018 menghadapi Golden State Warriors, masuk dalam skuad Filipina ke Asian games yang akan berlangsung di Indonesia, 18 Agustus-2 September ini.

Namun Clarkson yang belum pernah memperkuat Filipina dan juga federasi bola basket Filipina (SBP), mengaku telah menerima kabar penolakan ini pada Senin (13/08/2018).

"Kepada saudara-saudaraku di Filipina, saya sangat kecewa mengetahui permintaan saya untuk memperkuat tim nasional pada ajang Asian Games telah ditolak," ungkap Clarkson melalui akun Facebook miliknya.

"Meski begitu, keinginan dan ambisi saya untuk memperkuat timnas di masa depan tetap ada dan saya berharap akan segera terwujud," tambah pemain yang telah berusia 26 tahun ini yang memang beribu kandung asal Filipina.

Pihak federasi bola basket Filipina  (SBP) mengaku juga sangat kecewa. "Tentu kami sangat kecewa," kata Presiden SBP, Al Panlilio. "Namun menurut pelatih Yeng (Guiao), kami akan berjuang dan bertarung dengan keras," lanjut Panlilio.

Direktur eksekutif SBP, Renauld Barrios menyebut ajang Asian Games memang tidak masuk sebagai salah satu event di mana federasi bola basket internaional (FIBA) mengijinkan pemain NBA untuk berperan serta di luar Olimpiade, Kejuaraan Dunia FIBA serta Piala Kontinental.

Clarkson merupaklan  draft NBA 2014 yang pada awalnya bergabung dengan Washington Wizards. Ia memiliki rekor rata-rata 14.1 poin, 3.2 rebound dan 2.8 assist.

Filipina sebenarnya telah memutuskan untuk mundur dari cabang bola basket Asian Games, menyusul  sebanyak 10 pemain dan 2 pelatih mereka dijatuhi hukuman larangan bertanding dan denda menyusul perkelahian massal saat mereka menghadapi Australia dalam kualifikasi Piala Dunia, bulan lalu.

Namun campur tangan Preisden Rodrigo Duterte kemudian membuat Filipina membatalkan keputusan dan tetap ikut serta. dari 12 nama pemian yang kemudian dipanggil, nama Clarskon masuk di dalamnya.

Filipina merupakan negara dengan tradisi kuat dalam bola basket di wilayah Asia Tenggara. Mereka pernah menjuarai Asian Games hingga 1962. Pada Asian Games 2018, Filipina bergabung di Grup D dengan salah satu calon kuat peraih medali emas, China.  Mereka akan melakukan pertandingan pertama menghadapi Kazakhstan pada 16 Agustus.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X