Mario Wuysang Resmi Pensiun sebagai Pebasket - Kompas.com

Mario Wuysang Resmi Pensiun sebagai Pebasket

Kompas.com - 09/08/2018, 11:50 WIB
Pemain CLS Knights Surabaya, Mario Wuysang (jersey putih), dibayangi pemain Satya Wacana Salatiga, Andre Adriano (jersey biru), pada gim kesatu babak pertama playoff IBL yang berlangsung di Britama Arena, Jakarta Utara, Selasa (17/5/2016)IBL Indonesia Pemain CLS Knights Surabaya, Mario Wuysang (jersey putih), dibayangi pemain Satya Wacana Salatiga, Andre Adriano (jersey biru), pada gim kesatu babak pertama playoff IBL yang berlangsung di Britama Arena, Jakarta Utara, Selasa (17/5/2016)

KOMPAS.com - Sukses dimulai dari dalam pikiran. Itulah kalimat yang diucapkan Mario Wuysang pada awal pernyataan pensiun yang diunggahnya pada Kamis (9/8/2018) dini hari WIB.

Mario Wuysang mungkin bukan nama yang asing bagi yang mengikuti perkembangan bola basket Indonesia.

Bahkan, beberapa orang menyebut bahwa Mario adalah salah satu point guard terbaik yang pernah dimiliki oleh negeri ini.

Terbukti, sejumlah tim papan atas di Indonesia pernah menggunakan jasa pemain yang besar di Amerika Serikat tersebut.

Baca juga: Timnas Basket Indonesia Umumkan 12 Nama untuk Asian Games 2018

Mario Wuysang juga menjadi bagian penting saat mengantarkan Aspac dan CLS Knights menjuarai liga basket di Indonesia.

Tak hanya di dalam negeri, sosok yang kini berusia 39 tahun ini juga telah berkontribusi untuk basket Indonesia di kancah internasional.

Di level klub, Mario Wuysang adalah bagian dari tim Indonesia Warriors kala menjuarai ABL (Asean Basketball League) pada musim 2012.

Bersama timnas basket Indonesia, Mario tercatat telah meraih tiga medali perak (2007, 2015, dan 2017) dan satu perunggu (2011) saat tampil di SEA Games.

Setelah 15 tahun malang melintang di basket Indonesia, Mario Wuysang pun membuat pernyataan perpisahan pada Kamis (9/8/2018) lewat unggahan akun Instagram-nya.

Dalam unggahan tersebut, Mario Wuysang berterima kasih kepada empat tim profesional Indonesia yang pernah dibelanya, yakni Aspac, Satria Muda/Indonesia Warriors, Garuda, dan CLS Knights, serta timnas Basket Indonesia.

 

“Success starts in the mind .” I want to thank the four organizations as well as the Indonesian National Team (timnas) that have been a part of my 15 year career as a Pro (Aspac, Satria Muda/Warriors, Garuda and CLS Knights). From the owners, coaches, management and players that I have played for and with. As well as all the relationships I have made through this beautiful game of basketball. I want to thank @cjtanw and @l311 for the opportunity to end my Indonesian Basketball Career with @clsknights. You both have blessed my career in so many ways and I am forever grateful. I want to thank my family, both my kids and my wife @cassidys_light who have been my greatest support system as well as my motivation to succeed. I love yall with all my heart.! ♥? The game of basketball has given me so many blessings and continues to do so. I was just a kid at 23 years old when I came to indonesia to start my pro career. 15 years later I can say it was all worth it and I truly hope I have helped the game in a positive way in Indonesia. The journey and the memories are something I will cherish forever. I also want to thank all the fans and everyone that has supported me throughout the last 15 years. Your love is appreciated. It has ALWAYS been LOVE! Indonesia Basketball, thank you. I’m out.! ???? ?????????????#morethanjustagame

A post shared by Mario Wuysang (@realroecinco) on Aug 8, 2018 at 12:46pm PDT

Mario secara khusus juga menyampaikan terima kasih kepada Christopher Tanuwidjaja dan Sherly Humardani yang telah memberinya kesempatan mengakhiri karier basket di Indonesia bersama CLS Knights.

Selain itu, Mario Wuysang tak lupa juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga yang telah memberikan dukungan kepadanya.

Pada bagian akhir, Mario sedikit bercerita tentang harapannya untuk basket Tanah Air dan ucapan terima kasihnya untuk fans basket Indonesia.

Baca juga: Manajer Timnas Basket Putri 3x3 Optimistis Masuk Empat Besar

"Saya masih 23 tahun saat datang ke Indonesia untuk memulai karier profesional," tulis Mario Wuysang dikutip BolaSport.

"Lima belas tahun kemudian, saya merasa semua itu setimpal dan semoga saya sudah membantu basket Indonesia menuju arah yang positif. Terima kasih basket Indonesia. Saya pensiun," katanya. (Doddy Wiratama)


Komentar
Close Ads X