Gagal Penuhi Target pada Kejuaraan Dunia 2018, PP PBSI Minta Maaf

Kompas.com - 05/08/2018, 12:10 WIB
Kabid Binpres PP PBSI Susy Susanti berbicara dalam konferensi pers jelang Indonesia Open 2018 di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (2/7/2018).
BADMINTON INDONESIAKabid Binpres PP PBSI Susy Susanti berbicara dalam konferensi pers jelang Indonesia Open 2018 di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (2/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) meminta maaf setelah gagal memenuhi target pada Kejuaraan Dunia 2018 yang berlangsung di Nanjing Olympic Sports Centre, Nanjing, China, 30 Juli-5 Agustus.

Hal itu disampaikan oleh Kabid Binpres PP PBSI, Susy Susanti. Walaupun sedih dan kecewa dengan hasil ini, Susi meminta kepada para atlet untuk bangkit dan kerja keras untuk turnamen berikutnya.

"Hasil ini memang tidak sesuai dengan target kami yaitu satu gelar juara. Saya sebagai Kabid Binpres dan Manajer Tim minta maaf kepada masyarakat Indonesia karena belum bisa memberikan hasil terbaik," tutur Susy seperti dari Badminton Indonesia, Sabtu (4/8/2018).

Baca juga: Kejuaraan Dunia 2018 - Perjalanan Terakhir Sang Penakluk Ratu Bulu Tangkis dari China

"Kami tentunya sedih dan kecewa dengan hasil ini, tetapi kami harus bangkit dan bekerja keras lagi untuk pertandingan berikutnya, tertama Asian Games yang sudah di depan mata," ucap Susy lagi.

Kendati gagal memenuhi target, PP PBSI tetap mengapresiasi hasil yang diraih pada tahun ini, terutama dari skuat ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang berhasiul meraih satu medali perunggu.

"Saya melihat progres pada nomor ganda putri dari segi teknik permainan. Hanya sayang, masih kurang di power, fisik, serta ketahanan dan kesabaran dalam melawan pasangan Jepang," ucap Susy.

"Semoga pada Asian Games 2018 bisa memberikan hasil yang lebih baik lagi," tutur Susy lagi.

Baca Juga: Sebelum Meninggal Dunia, Valentinus Nahak Sempat Mengaku Sudah Tidak Kuat

Sebelumnya, PP PBSI sudah mematok target yakni satu gelar juara.

Namun, pada akhirnya skuat pemusatan latihan nasional (pelatnas) yang berada di bawah pengawasan PP PBSI hanya bisa membawa pulang satu medali perunggu melalui pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu. (Diya Farida Purnawangsuni)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X