Kompas.com - 13/07/2018, 17:04 WIB
Kompas TV Lalu Muhamad Zohri adalah orang Indonesia pertama yang meraih medali emas dalam kejuaraan lari dunia

Shinta menilai, pemberitaan luas terkait Zohri juga bisa mengarah timbulnya efek sindroma bintang atau star syndrome.

Akibatnya, sang atlet kurang peduli terhadap faktor-faktor yang membuatnya bisa berprestasi.

"Seperti yang sudah-sudah, efeknya nanti bisa mengarah ke sindroma bintang, star syndrome. Dia merasa benar-benar sudah jadi bintang, di mana-dimana diperhatikan, dan akhirnya kurang peduli dengan faktor-faktor yang awalnya bikin dia bisa berprestasi seperti itu," kata Shinta.

Baca juga: INFOGRAFIK: Lalu Muhammad Zohri

Menurut Shinta, respons yang diberikan masyarakat terhadap Zohri saat ini masih dalam batasan wajar.

"Wajar. Menurut saya itu justru apresiasi yang bagus. Karena sekaligus membuat dorongan untuk atlet-atlet lain agar lebih berprestasi. Penghargaan yang layak untuk seseorang yang mengharumkan nama bangsa," lanjut dia.

Perlakuan untuk atlet

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Shinta juga mengingatkan publik untuk memperlakukan atlet-atlet muda yang berprestasi secara proporsional.

Atlet-atlet muda masih membutuhkan bimbingan mental dan tetap mengedepankan sprotivitas.

"Untuk atlet muda dari awal harusnya ada bimbingan secara mental ya. Dan yang pasti, bimbingan untuk menjunjung tinggi sportivitas," kata dia.

Baca juga: Cerita Zohri Minta Dibelikan Sepatu Rp 400.000 Sebelum Latihan untuk Kejuaraan Dunia

Sementara, untuk sang atlet, ia mengatakan, sanjungan yang diterima hendaknya dijadikan pengingat untuk tetap fokus dan berprestasi.

"Ada kalanya atlet tidak perlu menanggapi berlebihan soal sorotan pada dirinya. Mungkin bisa di atasi dengan sharing and caring ya, baik dari pelatihnya maupun keluarga. Jadi sekaligus jadi pengingat untuk tetap fokus di jalurnya berprestasi, meski sesekali menikmati kebintangannya itu enggak masalah," ujar dia.

Shinta menambahkan, masyarakat mempunyai peran besar atas respons yang diberikan kepada si atlet.

Baca juga: JEO-Lalu Muhammad Zohri, Debutan Pelari Pengganti yang Jadi Juara Dunia U-20

"Beri pujian sewajarnya dan tetap memberikan dukungan agar dia mau semakin berprestasi sekaligus menginspirasi orang lain. Intinya sih masyarakat juga punya peran besar untuk membuat seseorang agar tidak mudah terbang karena pujian dan tidak mudah tumbang karena cacian," kata Shinta.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Lalu Muhammad Zohri

 

 

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.