Eka Prasetya Perbesar Peluang Juara - Kompas.com

Eka Prasetya Perbesar Peluang Juara

Kompas.com - 10/07/2018, 22:22 WIB
 Dalam pertandingan yang digelar di GOR Univ. Prima Indonesia (Unpri) ini, Eka Prasetya berhasil menumbangkan salah satu pesaing terberat mereka, STMIK TIME dengan skor akhir 44-32. Dalam pertandingan yang digelar di GOR Univ. Prima Indonesia (Unpri) ini, Eka Prasetya berhasil menumbangkan salah satu pesaing terberat mereka, STMIK TIME dengan skor akhir 44-32.


MEDAN, Kompas.com - STIE Eka Prasetya memperbesar peluang menjuarai LIMA Basketball: Go-Jek Sumatra Conference (SMC) 2018 setelah menorehkan kemenangan terakhir pada Selasa (10/7). Dalam pertandingan yang digelar di GOR Univ. Prima Indonesia (Unpri) ini, Eka Prasetya berhasil menumbangkan salah satu pesaing terberat mereka, STMIK TIME dengan skor akhir 44-32.

Eka Prasetya tampak lebih siap di kuarter pertama. Meski demikian, paruh pertama kuarter pembuka ini berakhir dengan

keunggulan tipis Eka Prasetya, 7-6. Eka Prasetya melejit di bagian kedua kuarter pertama dengan tujuh angka. TIME tak bisa menambah perbendaharaan poin mereka. Enam poin Antony (nomor punggung 10) dan lima poin Edrick WIjaya (11) berkontribusi besar dalam keunggulan 13-7 timnya atas TIME.

Kedua kubu memanas di kuarter kedua dengan saling mencetak poin. Eka Prasetya masih dapat unggul 22-16 di bagian pertama kuarter ini. TIME dapat menambah empat angka di paruh kedua kuarter kedua, sementara Eka Prasetya hanya satu angka. TIME bisa memangkas ketertinggalan menjadi tiga angka saja sebelum separuh pertandingan.

Dari 14 poin timnya, center TIME, Tommy Tantowi (17), memborong 10 angka di antaranya. Jumlah yang dibuat Tommy itu sama dengan perolehan Eka Prasetya di kuarter kedua ini.

Kuarter ketiga kembali menyajikan keunggulan Eka Prasetya, tapi pada awalnya TIME bisa menyamakan skor menjadi 23-23. Eka Prasetya kemudian bisa menekan kegugupan untuk kembali memimpin hingga 33-23. TIME baru bisa memupus paceklik poin dari tembakan tripoin Felix Lois (10) dan tembakan bebas Tommy Tamtowi.

Kedudukan 33-27 tak berubah selama lebih dari semenit awal kuarter pertama. Namun, TIME bisa menambah tiga angka dari empat kesempatan tembakan bebas.

Setelah time-out, Eka Prasetya tampil lebih efektif. Di lima menit terakhir, tim asuhan Danny Marpaung ini mencetak 10 poin, sementara TIME cuma dua. Antony menjadi pencetak poin terbanyak di kuarter ini dengan tujuh poin, dari total 18 poinnya, juga terbanyak di laga ini.

Kekalahan ini menjadi yang pertama diderita TIME dari empat laga yang telah mereka lakoni. Bagi Eka Prasetya, hasil ini merupakan kemenenangan ketiga dari tiga partai. Tinggal Eka Prasetya dan Unpri yang belum terkalahkan di kompetisi ini.

UNPRI vs UPH  pada LIMA Basketball: Go-Jek Sumatra Conference (SMC) 2018  pada Selasa (10/7). UNPRI vs UPH pada LIMA Basketball: Go-Jek Sumatra Conference (SMC) 2018 pada Selasa (10/7).

Pada Rabu (11/7) Eka Prasetya berpeluang meneruskan deret kemenangan saat meladeni Univ. Muhammadiyah Sumatra Utara (UMSU). "Pertahanan kami lebih rapi. Para pemain menjalankan instruksi saya. Kami sempat goyah di kuarter kedua dan awal ketiga, tapi mereka bisa cepat mengatasi. Anak-anak selalu saya motivasi untuk lepas dari tekanan eksternal. Faktor mental paling penting dalam pertandingan," ujar pelatih Eka Prasetya, Danny Marpaung.

Kans Eka Prasetya menjadi jawara membesar. Namun, tampaknya laga bak final mesti mereka lakoni di hari terakhir menghadapi Universitas Prima Indonesia (Unpri). "Kami tinggal memikirkan dua tim, terutama tuan rumah. Unpri adalah salah satu tim kuat. Target yang saya bebankan ke tim adalah main sebagus mungkin dan berusaha menang atas tuan rumah," tambah Danny.

"Saya tentu agak kecewa. Hari ini bukan milik kami. Anak-anak sudah bermain semaksimal mungkin, dan sejujurnya tim inti kami bermain di bawah penampilan terbaik mereka. Kami seharusnya Sama-sama percaya bisa menang," pelatih TIME, ucap Mariana. TIME masih berpeluang menjadi juara, dengan catatan memenangi dua laga tersisa. "Peluang itu masih ada. Jika menang atas Unpri, hitung-hitungan terakhir akan menentukan. Saya optimistis, tapi kami bisa saja juara jika memang rezeki," lanjutnya.


Komentar

Close Ads X