Kompas.com - 05/07/2018, 11:40 WIB
Ganda campuran Indonesia, Ricky Karanda Suwardi dan Debby Susanto mengembalikan bola ke arah pasangan asal China, He Jiting dan Du Yue dalam laga babak pertama Indonesia Open 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (3/7/2018). Pasangan ganda campuran Indonesia Ricky Karanda Suwardi Debby Susanto menang dengan tiga gim 17-21, 21-13, dan 24-22. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGGanda campuran Indonesia, Ricky Karanda Suwardi dan Debby Susanto mengembalikan bola ke arah pasangan asal China, He Jiting dan Du Yue dalam laga babak pertama Indonesia Open 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (3/7/2018). Pasangan ganda campuran Indonesia Ricky Karanda Suwardi Debby Susanto menang dengan tiga gim 17-21, 21-13, dan 24-22.

JAKARTA, Kompas.com -  Satu tempat di perempat final ganda campuran Blibli Indonesia Open 2018 HSBC BWF World Tour Super 1000 berhasil diamankan oleh Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto. Di hadapan pendukung Istora, Ricky/Debby menundukkan Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand) dengan skor 21-14, 21-19.

Menang di gim pertama, Ricky/Debby mendapat perlawanan sengit dari lawan di gim kedua. Bahkan Ricky/Debby sempat tertinggal 14-18. Butuh tiga angka lagi, Puavaranukroh/Taerattanachai siap memainkan gim ketiga.

Akan tetapi, Ricky/Debby tak mau menyerah begitu saja. Perlahan mereka mulai menyusul dan empat angka berturut-turut direbut Ricky/Debby hingga keadaan menjadi imbang 18-18. Ini tampaknya memompa semangat Ricky/Debby, mereka mulai mencuri kendali permainan dan akhirnya menutup game kedua.

"Dari pemanasan, saya sudah merasa yakin. Dari semalam, pagi waktu sarapan, semua teratur dan fokus. Dari luar lapangan saya sudah merasa percaya diri," kata Ricky dalam konferensi pers.

"Di gim kedua waktu ketinggalan itu saya bermain tenang, tetap yakin. Walau ketinggalan, mikirnya satu demi satu poin dulu. Di gim kedua memang mainnya cenderung bertahan dan saya mengingatkan cik Debby supaya polanya dipercepat lagi seperti di gim pertama," jelas Ricky.

"Sebenarnya kami hanya bermain sesuai dengan pola permainan dan instruksi pelatih. Pola main kami mirip dengan lawan, tadi siapa yang lebih sabar saja yang menang. Waktu ketinggalan di gim kedua, saya tidak memikirkan apakah akan dimainkan game ketiga, karena nanti terpecah konsentrasinya, pikirkan yang saat itu saja dulu," tambah Debby.

Sementara itu, saat ditanya soal bermain di dua nomor, Ricky mengaku mendapat banyak manfaat bermain rangkap. "Di ganda campuran itu kan mainnya lebih capek karena harus cover lapangan, cover pemain putri, jadi pada saat di ganda putra mainnya lebih enak," tutur Ricky.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.