Ronald/Annisa Tak Puas karena Hanya Kalah Tipis di Final China Masters - Kompas.com

Ronald/Annisa Tak Puas karena Hanya Kalah Tipis di Final China Masters

Kompas.com - 16/04/2018, 12:11 WIB
Pasangan ganda campuran Indonesia, Ronald/Annisa Saufika, saat bertanding pada turnamen Selandia Baru Terbuka 2017.FACEBOOK/NEW ZEALAND BADMINTON OPEN Pasangan ganda campuran Indonesia, Ronald/Annisa Saufika, saat bertanding pada turnamen Selandia Baru Terbuka 2017.

KOMPAS.com - Pasangan ganda campuran nasional Indonesia, Ronald Alexander/Annisa Saufika, merasa tidak puas dengan hasil runner-up yang diraih pada turnamen China Masters 2018.

Menurut Ronald/Annisa, kekalahan tipis yang didapat pada gim ketiga laga babak final di Agile Stadium of Lingshui Culture and Sports Square, Hainan, Minggu (15/4/2018), menjadi bukti bahwa mereka sebetulnya bisa menjadi juara.

"Kami belum puas dengan hasil turnamen ini karena kalahnya tipis. Seharusnya kami bisa," ucap Annisa yang dilansir BolaSport.com dari Badminton Indonesia, Senin (16/4/2018).

Duet Ronald/Annisa gagal naik ke podium kampiun setelah dikalahkan wakil tuan rumah Guo Xinwa/Li Xuanxuan, 17-21, 21-7, 19-21. Diakui Ronald/Annisa, kematangan permainan Li Xuanxuan yang pernah dipasangkan dengan pemain ganda senior China, Zhang Nan, menjadi salah satu kunci kemenangan pasangan Negeri Tirai Bambu tersebut.

"Iya, memang Li pernah berpasangan dengan Zhang. Li ini lebih sabar dan ulet dibanding lawan kami pada semifinal," ucap Ronald.

"Pada gim pertama, kami sulit keluar dari tekanan, sementara mereka langsung bermain menekan dari awal dan kami kurang antisipasi. Saat kedudukan imbang 15-15 pada gim ketiga, kami melakukan kesalahan-kesalahan sendiri karena kurang sabar," kata Ronald lagi.

Kendati gagal merengkuh gelar juara, rapor yang dibukukan Ronald/Annisa terbilang apik. Apalagi, China Masters 2018 adalah turnamen pertama Annisa pasca-absen selama tujuh bulan karena mendapat cedera lutut kanan.

Mereka menjadi satu-satunya wakil Merah Putih yang mampu menembus babak final, sementara 10 wakil lainnya, termasuk pebulu tangkis tunggal putra unggulan ketiga, Ihsan Maulana Mustofa, sudah tersingkir sebelum mencapai semifinal.

Setelah China Masters 2018, Ronald/Annisa dijadwalkan mengikuti turnamen Australia Open dan New Zealand Open 2018. (Diya Farida Purnawangsuni)


Komentar

Close Ads X