Kompas.com - 07/04/2018, 23:34 WIB
Conor McGregor saat ditangkap kepolisian New York Conor McGregor saat ditangkap kepolisian New York

NEW YORK, Kompas.com - Petarung Irlandia, Conor McGregor harus membayar jaminan 50 ribu dolar AS (sekitar Rp 650 juta) setelah menghadapi persidangan di pengadilan kriminal Brooklyn, Jumat (06/04/2018).

McGregor diharuskan kembali menghadapi persidangan pada 14 Juni mendatang untuk  menghadapi tuduhan melaklukan perusakan di Barclays Center, Kamis (05/04/2018), jelang dilakukannya UFC 223, Sabtu (Minggu WIB).

Ia menyerahkan diri ke pihak kepolisian New York, Kamis malam dan menghadapi tiga tuduhan penyerangan dan satu tindak kriminal. Ia ditangkap bersama rekannya, Cian Cowley yang mednapat tuduhan terlibat dalam penyerangan tersebut.

Dalam sidang yang berlangsung Jumat,  hakim memerintahkan perlindungan terhadap para korban tindak kekerasan yang dilakukan McGregor, termasuk petarung kelas ringan Michael Chiesa dan petarung kelas terbang, Ray Borg.

Kedua korban tersebut terkena imbas dari tindak kekerasan yang dilakukan McGregor saat memecahkan kaca bus yang mereka tumpangi dengan melemparkan keranjang sampah. Kedua petarung telah dilarikan ke rumah sakit setempat. Chiesa mengalami cedera pada wajah termasuk hidung dan telinga. Sementara Borg mengalami gangguan pada pipi dan mata.

McGregor juga dituduh melakukan dtiank kekerasan terhadap seorang tenaga pengaman  yang menyebabkan cedera pada korban.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X