Tim Indonesia Tak Terpengaruh Undian Piala Thomas dan Uber

Kompas.com - 24/03/2018, 00:48 WIB
hasil undia Piala Thomas dan Uber hasil undia Piala Thomas dan Uber

JAKARTA, Kompas.com - Ajang Piala Thomas dan Uber 2018 semakin dekat. Perebutan lambang supremasi  bergengsi  beregu putra dan beregu putri ini akan dilangsungkan di Bangkok, Thailand, 20-27 Mei 2018.

Berdasarkan hasil undian yang dilangsungkan di Bangkok (22/3), tim putra Indonesia berada di grup B bersama Korea, Kanada dan Thailand. Sementara tim putri di grup D bersama Tiongkok, Malaysia dan Perancis.

Menanggapi hasil undian, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti memilih tidak terlalu memusingkan hasil undian. Dituturkan Susy, hasil undian memang menempatkan baik tim Thomas maupun tim Uber Indonesia bersama para unggulan, namun Susy menanggap semua masih punya peluang .

“Harus bisa terima hasil undian seperti apa pun, kalau mau menang harus siap lawan siapa saja. Pokoknya minimal harus masuk dua besar di penyisihan grup supaya bisa ke perempat final,” kata Susy kepada Badmintonindonesia.org.

 “Pokoknya lihat yang benar-benar ada di depan dulu. Kalau lihatnya batu besar di gunung, masih jauh, padahal ada kerikil di depan kita, tapi kita nggak lihat , ya tetap saja bisa jatuh,” ujarnya.

Dua tahun lalu di Piala Thomas dan Uber yang berlangsung di Kunshan, Tiongkok, tim putra berhasil mencapai babak final dan dikalahkan Denmark dengan skor 2-3. Sementara tim putri terhenti di perempat final setelah dikalahkan Korea, 0-3.

Jika melihat capaian terakhir serta materi pemain, tim Thomas memang ditarget lebih jauh ketimbang tim Uber. Dalam kejuaraan Badminton Asia Team Championships 2018, tim putra Indonesia menjadi juara dengan mengalahkan Tiongkok di final dengan skor 3-1, sedangkan tim putri menjadi semifinalis usai ditaklukkan Jepang dengan skor 0-3.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Greysia Polii/Apriyani Rahayubadmintonindonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu

“Memang tim Thomas lebih besar peluangnya, lebih punya kans. Kalau target, maunya Piala Thomas kembali ke Indonesia. Tetapi kami berpikir satu-satu dulu. Intinya semua harus lewat proses. Kami harus tetap optimis, selalu semangat. Kekompakan dan saling dukung dalam tim itu sangat besar pengaruhnya. Ada yang di perorangan bagus, tapi di tim event kurang atau sebaliknya. Ini yang harus disatukan lagi, hati dan tujuannya harus sama,” sebut Susy.

“Menurut kami, untuk tim Uber, hasil semifinal sudah cukup bagus. Target awal harus lolos  penyisihan grup dulu. Hasil di BATC kemarin bisa jadi modal, tim putri memberi perlawanan ke tim juara Asia, tim putri Indonesia tidak gampang juga dikalahkan,” tutur Susy.

Bicara soal komposisi pemain dalam tim inti, hingga saat ini Susy dan tim PBSI masih berdiskusi soal siapa saja yang layak masuk tim inti. Tentunya nama-nama pemain top seperti pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, kemungkinan besar akan masuk dalam tim inti.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.