Pelatihan Pembuatan Bola, dari Instruktur hingga Antusiasme Peserta

Kompas.com - 20/03/2018, 18:43 WIB
Para peserta pelatihan pembuatan bola menjahit beberapa bagian bahan dalam menghasilkan bola sepak. Pelatihan ini digelar oleh Kemenpora di Kebumen, Jawa Tengah. KOMPAS.com/Eris Eka JayaPara peserta pelatihan pembuatan bola menjahit beberapa bagian bahan dalam menghasilkan bola sepak. Pelatihan ini digelar oleh Kemenpora di Kebumen, Jawa Tengah.
|

KEBUMEN, KOMPAS.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga ( Kemenpora) melalui Asisten Deputi Industri dan Promosi Olahraga, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, menggelar kegiatan Pendidikan dan Pelatihan SDM Tenaga Teknis Produk Barang Industri Olahraga (Pembuatan Bola Sepak) yang dilaksanakan di Hotel Meotel, Kebumen, Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut berlangsung dari Senin (19/8/2018) kemarin hingga Senin pekan depan, yakni pada 26 Maret 2018.

Sebelumnya, acara tersebut resmi dibuka oleh Sekretaris Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Aris Subiyono.

Pada hari kedua, Selasa (20/3/2018), para peserta pelatihan, yang terdiri dari para pemuda usia produktif dan masyarakat umum yang berasal dari daerah Purworejo dan wilayah Kebumen, terlihat antusias mengikuti arahan dari instruktur.

Baca juga : Kemenpora Gelar Pelatihan Produk Industri Olahraga di Kebumen

Adapun instruktur kegiatan pelatihan ini ialah wirausahawan produsen bola dari Purworejo, yakni Pengrajin Bola Mandiri Purworejo, yang dipimpin oleh Timbul.

Timbul, pimpinan Pengrajin Bola Mandiri Purworejo, menunjukkan produk bola yang dihasilkan kelompok usahanya.KOMPAS.com/Eris Eka Jaya Timbul, pimpinan Pengrajin Bola Mandiri Purworejo, menunjukkan produk bola yang dihasilkan kelompok usahanya.
"Saya mengawali pembuatan bola berawal dari kerja di Jakarta, terus pindah ke Majalengka. Setelah itu, saya mencoba memulai usaha, bersama teman-teman dari Kaliboto, Purworejo, membuat usaha kelompok, yakni Pengrajin Bola Mndiri Purworejo," kata Timbul

"Usaha ini berdiri pada 2004, dengan memberdayakan masyarakat sekitar dari desa kami, membantu kelompok kami untuk membuat bola," ucapnya.

Dia pun menceritakan terkait produk bola yang selama ini dibuat dan diperuntukkan untuk kalangan mana saja.

"Pada dasarnya, kualitas bola kami bisa untuk latihan dan kompetisi. Ukuran dan berat bola standar. Kami mengikuti pembinaan dari pemerintah. Hari ini bisa menularkan ilmu kepada masyarakat yang difasilitasi oleh Kemenpora," ujarnya.

"Bola kami umum, siapa pun yang memesan, untuk usia SD, SMP, SMA, sampai tingkat klub bisa menggunakan bola kami," ucap dia.

Baca juga : Gelar Pelatihan Pembuatan Bola, Kemenpora Coba Kembangkan SDM

Kepala Sub Bidang Manajemen Industri Olahraga, Paiman, saat berbincang dengan para peserta dan instruktur pelatihan pembuatan bola.KOMPAS.com/Eris Eka Jaya Kepala Sub Bidang Manajemen Industri Olahraga, Paiman, saat berbincang dengan para peserta dan instruktur pelatihan pembuatan bola.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Olimpiade Tokyo, Jepang Pertimbangkan Tolok Ukur Keamanan dan Keselamatan Penyelenggaraan

Olimpiade Tokyo, Jepang Pertimbangkan Tolok Ukur Keamanan dan Keselamatan Penyelenggaraan

Sports
Ini Target PM Jepang Jelang Pelaksanaan Olimpiade Tokyo pada 2021

Ini Target PM Jepang Jelang Pelaksanaan Olimpiade Tokyo pada 2021

Sports
Australia Open 2021, Otoritas Tuan Rumah Tunjukkan Ketegasan

Australia Open 2021, Otoritas Tuan Rumah Tunjukkan Ketegasan

Sports
Lionel Messi Dihukum Larangan Dua Pertandingan

Lionel Messi Dihukum Larangan Dua Pertandingan

Liga Spanyol
Kalah Main Mobile Legend, Eks Pemain Persipura Aniaya Pacarnya hingga Ditangkap Polisi

Kalah Main Mobile Legend, Eks Pemain Persipura Aniaya Pacarnya hingga Ditangkap Polisi

Liga Indonesia
Demi Terwujudnya Olimpiade Tokyo, Jepang Perkuat Penggunaan Teknologi

Demi Terwujudnya Olimpiade Tokyo, Jepang Perkuat Penggunaan Teknologi

Sports
Kisah Eka Ramdani, Bersinar dan Berakhir di Persib Bandung

Kisah Eka Ramdani, Bersinar dan Berakhir di Persib Bandung

Liga Indonesia
Gregoria Mariska Siap Hadapi Unggulan Pertama di Babak Kedua Thailand Open II

Gregoria Mariska Siap Hadapi Unggulan Pertama di Babak Kedua Thailand Open II

Badminton
Update PUBG Mobile Hadirkan Kekuatan Mistis

Update PUBG Mobile Hadirkan Kekuatan Mistis

Liga Indonesia
Wawancara Eksklusif dengan Direktur Desain Adidas Dave Surace, Menjaga Warisan Adidas Predator

Wawancara Eksklusif dengan Direktur Desain Adidas Dave Surace, Menjaga Warisan Adidas Predator

Sports
Hasil Thailand Open II, Lewat Rubber Game, Adnan/Mychelle Melaju ke Babak Selanjutnya

Hasil Thailand Open II, Lewat Rubber Game, Adnan/Mychelle Melaju ke Babak Selanjutnya

Badminton
Tegas, PSG Tak Akan Memohon Neymar dan Mbappe untuk Bertahan

Tegas, PSG Tak Akan Memohon Neymar dan Mbappe untuk Bertahan

Liga Lain
Cari Pelapis Theo Hernandez, AC Milan Bidik Pemain dari Barcelona

Cari Pelapis Theo Hernandez, AC Milan Bidik Pemain dari Barcelona

Liga Italia
Leverkusen Vs Dortmund, Potensi Laga Banjir Gol di BayArena

Leverkusen Vs Dortmund, Potensi Laga Banjir Gol di BayArena

Bundesliga
Produksi Gol Mampet, Trio Firmansah Bisa Bubar dalam Waktu Dekat

Produksi Gol Mampet, Trio Firmansah Bisa Bubar dalam Waktu Dekat

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X