Servis Marcus/Kevin Aman - Kompas.com

Servis Marcus/Kevin Aman

Kompas.com - 13/03/2018, 16:25 WIB
Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo (kiri) dan Marcus Fernaldi Gideon bertanding melawan ganda Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen di partai final Yonex-Sunrise India Open 2018 di New Delhi, India, Minggu (4/2/2018). Kevin/Marcus berhasil menggondol gelar juara setelah mengalahkan ganda putra Denmark tersebut.SAJJAD HUSSAIN Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo (kiri) dan Marcus Fernaldi Gideon bertanding melawan ganda Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen di partai final Yonex-Sunrise India Open 2018 di New Delhi, India, Minggu (4/2/2018). Kevin/Marcus berhasil menggondol gelar juara setelah mengalahkan ganda putra Denmark tersebut.

KOMPAS.com - Pelatih ganda putra nasional Indonesia, Herry Iman Pierngadi, menyebut servis pasangan nomor satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/ Kevin Sanjaya Sukamuljo, aman. Dia menyimpulkan hal tersebut setelah Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mendatangkan hakim servis ke pelatnas untuk menilai servis Marcus/Kevin.

Langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi aturan baru servis, yang mulai diuji coba pada German Open 2018 dan kembali dilakukan pada All England, yang mulai bergulir 14 Maret 2018. Artinya, Marcus/Kevin baru akan merasakan aturan baru tersebut ketika berusaha mempertahankan gelar All England.

Baca juga: Pelatih Ganda Campuran Malaysia Terkejut dengan Prestasi Anak Didiknya pada German Open 2018

"Kalau mereka (Marcus/Kevin) servisnya aman, saya rasa tidak terlalu ada kendala pada All England Open 2018," tutur Herry yang dilansir BolaSport.com dari Badminton Indonesia, Selasa (13/3/2018).

"Sebelum berangkat ke Jerman, kami sudah tiga kali mendatangkan hakim servis ke pelatnas untuk menilai servis Marcus/Kevin dan hasilnya aman," kata Herry menambahkan.

Baca juga: Pelatih Ganda Campuran Malaysia Terkejut dengan Prestasi Anak Didiknya pada German Open 2018

Lebih lanjut, Herry mengatakan bahwa Marcus hanya terkena fault satu-dua kali saat menjalani simulasi servis bersama hakim servis.

Baca juga: Ini Dia Target Realistis Juara Ganda Campuran German Open 2018 pada All England Open 2018

"Saya rasa itu masih normal karena sebelum ada aturan ini mereka kan juga suka di-fault satu dua kali, terutama Kevin," ucap Herry.

"Namun, dari tiga sesi pertemuan dengan hakim servis Indonesia tersebut, mereka bilang servis Kevin tidak ada masalah. Kita lihat saya kenyataan di pertandingan sesungguhnya," kata Herry lagi.

Artinya, dari sisi pengalaman bertanding dengan regulasi servis yang baru, Marcus/Kevin satu langkah tertinggal dari ketiga pasangan rekannya tersebut.

Baca juga: Ini Dia Target Realistis Juara Ganda Campuran German Open 2018 pada All England Open 2018

Federasi Bulu Tangkis Dunia (Badminton World Federation/BWF) resmi memperkenalkan regulasi servis 115 cm dari permukaan lapangan pada Gemran Open 2018.

Pada uji coba pertama servis 115 cm tersebut, sejumlah pebulu tangkis dunia termasuk Lin Dan (China) mengaku kecewa. (Diya Farida Purnawangsuni)



Close Ads X